Friday, February 17, 2023

0 USUS BUNTU

Penanganan usus buntu tanpa oprasi
Radang usus buntu umumnya harus di tangani dengan oprasi. Namun, kondisi masih ringan dan belum menimbulkan komplikasi, usus buntu terkadang bisa di atasi tanpa oprasi
Ketahuilah bagaimana cara pengobatan usus buntu tanpa oprasi

Usus buntu adalah bagian dari usus besar yang menyerupai kantung kecil dan tipis dengan ukuran sekitar 5 - 10 cm. Ketikan usus buntu tersumbat, bakteri bisa cepat berkembang biak di dalamnya dan hal ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit usus buntu atau apendisitis.
Berikut ini adalah beberapa gejala yang bisa di di timbulkan penyakit usus buntu

- Nyeri berat di bagian kanan bawah perut dan di sekitar pusar
- Nyeri yang semakin parah ketika batuk atau berjalan
- Sembelit atau diare
- Hilang selera makan
- Mual dan muntah
- Perut bengkel
- Demam
- Sulit buang gas
Radang usus buntu dapat menjadi kondisi serius yang berpotensi mengancam jiwa. Jika tidak segera di obati, usus buntu yang meradang bisa pecah dan menyebabkan sepsis atau penyebaran infeksi ke selaput dinding perut (peritonitis).

Cara mengobati usus buntu tanpa oprasi
Dalam beberapa kasus, radang usus buntu bisa di tangani tanpa operasi yaitu dengan pemberian obat antibiotik . Namun, pengobatan ini hanya bisa di lakukan pada kondisi yang masih ringan dan belum komplikasi atau pecah ususnya
 
Jenis antibiotik yang di berikan harus sesuai dengan tipe kuman yang menyebabkan usus buntu. Antibiotik yang di berikan pun bisa melalui suntikan atau antibiotik yang di minum. Selama pengobatan, kondisi penderita tetap di pantai oleh dokter.
Apabila kondisi penderita tidak membaik  atau semakin parah meski sudah di obati, langkah operasi tetap perlu di lakukan untuk menangani usus buntu.

Sementara itu, untuk penderita yang berhasil di tangani dengan obat-obatan
Tanpa operasi, dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan kembali dalam waktu 6 bulan.


Penanganan usus buntu tanpa oprasi
Radang usus buntu umumnya harus di tangani dengan oprasi. Namun, kondisi masih ringan dan belum menimbulkan komplikasi, usus buntu terkadang bisa di atasi tanpa oprasi
Ketahuilah bagaimana cara pengobatan usus buntu tanpa oprasi

Usus buntu adalah bagian dari usus besar yang menyerupai kantung kecil dan tipis dengan ukuran sekitar 5 - 10 cm. Ketikan usus buntu tersumbat, bakteri bisa cepat berkembang biak di dalamnya dan hal ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit usus buntu atau apendisitis.
Berikut ini adalah beberapa gejala yang bisa di di timbulkan penyakit usus buntu

- Nyeri berat di bagian kanan bawah perut dan di sekitar pusar
- Nyeri yang semakin parah ketika batuk atau berjalan
- Sembelit atau diare
- Hilang selera makan
- Mual dan muntah
- Perut bengkel
- Demam
- Sulit buang gas
Radang usus buntu dapat menjadi kondisi serius yang berpotensi mengancam jiwa. Jika tidak segera di obati, usus buntu yang meradang bisa pecah dan menyebabkan sepsis atau penyebaran infeksi ke selaput dinding perut (peritonitis).

Cara mengobati usus buntu tanpa oprasi
Dalam beberapa kasus, radang usus buntu bisa di tangani tanpa operasi yaitu dengan pemberian obat antibiotik . Namun, pengobatan ini hanya bisa di lakukan pada kondisi yang masih ringan dan belum komplikasi atau pecah ususnya
 
Jenis antibiotik yang di berikan harus sesuai dengan tipe kuman yang menyebabkan usus buntu. Antibiotik yang di berikan pun bisa melalui suntikan atau antibiotik yang di minum. Selama pengobatan, kondisi penderita tetap di pantai oleh dokter.
Apabila kondisi penderita tidak membaik  atau semakin parah meski sudah di obati, langkah operasi tetap perlu di lakukan untuk menangani usus buntu.

Sementara itu, untuk penderita yang berhasil di tangani dengan obat-obatan
Tanpa operasi, dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan kembali dalam waktu 6 bulan.


 

Universitasku Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates