Tuesday, October 16, 2012

0 Download Buku PKn Sekolah Dasar Lengkap



Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
  1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan
  2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi
  3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya
  4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
  1. Persatuan dan Kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda, Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan jaminan keadilan
  2. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Sistim hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional
  3. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen nasional dan internasional HAM, Pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM
  4. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri, Persamaan kedudukan warga negara
  5. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, Hubungan dasar negara dengan konstitusi
  6. Kekuasan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi
  7. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka
  8. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional dan organisasi internasional, dan Mengevaluasi globalisasi.


Dalam memenuhi kebutuhan materi ajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Buku Sekolah Elektronik (BSE). Berikut ini Buku Sekolah Elektronik mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat di download gratis.

PKn SD Kelas 1
  • Belajar Kewarganegaraan Indonesia (3,154 mb) ~ Pengarang Kurnia Empin, E. Kartiana. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,143 mb) ~ Pengarang Karsono, Sutimin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (9,120 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (6,456 mb) ~ Pengarang Edi Heryawan, Endang Hendayani. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (2,830 mb) ~ Pengarang Anis Kusumawardani, Sunarso. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (2,873 mb) ~ Pengarang Winarno, Usodo. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (6,280 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 ( 16,060 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (6,956 mb) ~ Pengarang Tijan, Edi Santoso, Slamet, Sumarto, Sri Untari. Tahun 2008
  • PKn 1 (1,631 mb) ~ Pengarang Priyati E., Suliasih, Ridwan Efendi. Tahun 2008
PKn SD Kelas 2
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,370 mb) ~ Pengarang Nuruddin, Parman, Eko Setiawan. Tahun 2009
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (6,098 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Sunarto. Tahun 2009
  • Wahana Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (6,007 mb) ~ Pengarang Halili, Dwi Sunu Prioko. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (11,088 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,646 mb) ~ Pengarang Novida Mulyaningrum. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (5,603 mb) ~ Pengarang Sumarni, Melly Noerhaeni A. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (8,365 mb) ~ Pengarang Agus Sri Mulyanto, Sukadi, Joko Suparto, Yulianto. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (4,062 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (24,754 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD (1,831 mb) ~ Pengarang Lili Nurlaili. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,796 mb) ~ Pengarang Sajari, Suharto. Tahun 2008

PKn SD Kelas 3
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,034 mb) ~ Pengarang Winarno, Suhartatik. Tahun 2010
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,807 mb) ~ Pengarang Murwanti Teguh Yuwono. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,648 mb) ~ Pengarang Novida Mulyaningrum, Andi Rivai. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 3 (5,137 mb) ~ Pengarang Edi Hernawan, Endang Hendayani. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (39,615 mb) ~ Pengarang Setiati Widihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2009
  • Mari Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 3 (11,154 mb) ~ Pengarang Najib Sulhan, Nafich, Yamini, Asmunah. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 3 (3,239 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,815 mb) ~ Pengarang Tijan, Edi Santoso, Slamet, Sumarto, Sri Untari. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI (23,909 mb) ~ Pengarang Purwanto, Sudianto. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan: Menjadi Warga Negara yang Baik (18,612 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2008

PKn SD Kelas 4
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (3,711 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Supriyati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (8,684 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,274 mb) ~ Pengarang Sri Nulyani, Lina Yalanti. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,010 mb) ~ Pengarang Opih Priyatna, M. Riswanda, Eddy Rosady, Mahmudin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,774 mb) ~ Pengarang Agus Sugi, Imam Cahyani, Asri Triastuti. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 4 (2,765 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (41,779 mb) ~ Pengarang Setiati Widihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,598 mb) ~ Pengarang Resi Kartika Dewi, Wahyuningrum, Sunny Ummul F. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI (4,304 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (5,598 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2008

PKn SD Kelas 5
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (3,315 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Supriyati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,824 mb) ~ Pengarang Suparlan, AlHakim, N Wahyu, Rochmadi, Ketut D, dkk. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,522 mb) ~ Pengarang Opih Priyatna, M. Riswanda, Eddy Rosady, Mahmudin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,550 mb) ~ Pengarang Rikayani, Endang Abdullah. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (3,320 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (7,206 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (11,605 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 SD/MI (1,852 mb) ~ Pengarang Ressi KD, Sunny U.F., Wahyuningrum. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (45,382 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Mari Belajar Kewarganegaraan SD/MI (7,889 mb) ~ Pengarang Najib Sulhan, nafich, Yamini, Asmunah. Tahun 2008

PKn SD Kelas 6
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,600 mb) ~ Pengarang Murwanti, Teguh Yuwono. Tahun 2009
  • Wahana Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (5,390 mb) ~ Pengarang Halili, Dwi Sunu Prioko. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,535 mb) ~ Pengarang Teguh Sarwono, Asy'ari, Menik Indah N, Sajali H.S. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,705 mb) ~ Pengarang Kokom Komalasari. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (1,211 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (10,501 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (46,436 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (2,087 mb) ~ Pengarang Anis Kusumawardani, Sunarso. Tahun 2008


Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
  1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan
  2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi
  3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya
  4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
  1. Persatuan dan Kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda, Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan jaminan keadilan
  2. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Sistim hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional
  3. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen nasional dan internasional HAM, Pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM
  4. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri, Persamaan kedudukan warga negara
  5. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, Hubungan dasar negara dengan konstitusi
  6. Kekuasan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi
  7. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka
  8. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional dan organisasi internasional, dan Mengevaluasi globalisasi.


Dalam memenuhi kebutuhan materi ajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Buku Sekolah Elektronik (BSE). Berikut ini Buku Sekolah Elektronik mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat di download gratis.

PKn SD Kelas 1
  • Belajar Kewarganegaraan Indonesia (3,154 mb) ~ Pengarang Kurnia Empin, E. Kartiana. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,143 mb) ~ Pengarang Karsono, Sutimin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (9,120 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (6,456 mb) ~ Pengarang Edi Heryawan, Endang Hendayani. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (2,830 mb) ~ Pengarang Anis Kusumawardani, Sunarso. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (2,873 mb) ~ Pengarang Winarno, Usodo. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 (6,280 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 1 ( 16,060 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (6,956 mb) ~ Pengarang Tijan, Edi Santoso, Slamet, Sumarto, Sri Untari. Tahun 2008
  • PKn 1 (1,631 mb) ~ Pengarang Priyati E., Suliasih, Ridwan Efendi. Tahun 2008
PKn SD Kelas 2
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,370 mb) ~ Pengarang Nuruddin, Parman, Eko Setiawan. Tahun 2009
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (6,098 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Sunarto. Tahun 2009
  • Wahana Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (6,007 mb) ~ Pengarang Halili, Dwi Sunu Prioko. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (11,088 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,646 mb) ~ Pengarang Novida Mulyaningrum. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (5,603 mb) ~ Pengarang Sumarni, Melly Noerhaeni A. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (8,365 mb) ~ Pengarang Agus Sri Mulyanto, Sukadi, Joko Suparto, Yulianto. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 2 (4,062 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (24,754 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD (1,831 mb) ~ Pengarang Lili Nurlaili. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,796 mb) ~ Pengarang Sajari, Suharto. Tahun 2008

PKn SD Kelas 3
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,034 mb) ~ Pengarang Winarno, Suhartatik. Tahun 2010
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,807 mb) ~ Pengarang Murwanti Teguh Yuwono. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,648 mb) ~ Pengarang Novida Mulyaningrum, Andi Rivai. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 3 (5,137 mb) ~ Pengarang Edi Hernawan, Endang Hendayani. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (39,615 mb) ~ Pengarang Setiati Widihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2009
  • Mari Belajar Pendidikan Kewarganegaraan 3 (11,154 mb) ~ Pengarang Najib Sulhan, Nafich, Yamini, Asmunah. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 3 (3,239 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,815 mb) ~ Pengarang Tijan, Edi Santoso, Slamet, Sumarto, Sri Untari. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI (23,909 mb) ~ Pengarang Purwanto, Sudianto. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan: Menjadi Warga Negara yang Baik (18,612 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2008

PKn SD Kelas 4
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (3,711 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Supriyati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (8,684 mb) ~ Pengarang Sri Sadiman, Mahfud. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,274 mb) ~ Pengarang Sri Nulyani, Lina Yalanti. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,010 mb) ~ Pengarang Opih Priyatna, M. Riswanda, Eddy Rosady, Mahmudin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,774 mb) ~ Pengarang Agus Sugi, Imam Cahyani, Asri Triastuti. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 4 (2,765 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (41,779 mb) ~ Pengarang Setiati Widihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,598 mb) ~ Pengarang Resi Kartika Dewi, Wahyuningrum, Sunny Ummul F. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI (4,304 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (5,598 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2008

PKn SD Kelas 5
  • Terampil Cerdas Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (3,315 mb) ~ Pengarang Sutedjo, Alex Muryadi, M. Supriyati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (1,824 mb) ~ Pengarang Suparlan, AlHakim, N Wahyu, Rochmadi, Ketut D, dkk. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,522 mb) ~ Pengarang Opih Priyatna, M. Riswanda, Eddy Rosady, Mahmudin. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,550 mb) ~ Pengarang Rikayani, Endang Abdullah. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (3,320 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (7,206 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 (11,605 mb) ~ Pengarang Sarjan, Agung Nugroho. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 5 SD/MI (1,852 mb) ~ Pengarang Ressi KD, Sunny U.F., Wahyuningrum. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan (45,382 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Mari Belajar Kewarganegaraan SD/MI (7,889 mb) ~ Pengarang Najib Sulhan, nafich, Yamini, Asmunah. Tahun 2008

PKn SD Kelas 6
  • Pendidikan Kewarganegaraan (2,600 mb) ~ Pengarang Murwanti, Teguh Yuwono. Tahun 2009
  • Wahana Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (5,390 mb) ~ Pengarang Halili, Dwi Sunu Prioko. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (3,535 mb) ~ Pengarang Teguh Sarwono, Asy'ari, Menik Indah N, Sajali H.S. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (4,705 mb) ~ Pengarang Kokom Komalasari. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (1,211 mb) ~ Pengarang Winarno, Mike Kusumawati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (10,501 mb) ~ Pengarang Prayoga Bestari, Ati Sumiati. Tahun 2009
  • Pendidikan Kewarganegaraan (46,436 mb) ~ Pengarang Setiati Wadihastuti, Fajar Rahayuningsih. Tahun 2008
  • Pendidikan Kewarganegaraan 6 (2,087 mb) ~ Pengarang Anis Kusumawardani, Sunarso. Tahun 2008

0 Budaya Korupsi Bidang Pendidikan Dasar di Indonesia

Dimana-mana terdengar suara korupsi,... korupsi, ...korupsi.... Bahkan sudah membudaya di dunia pendidikan yang semestinya menjadi contoh bagi seluruh unsur-unsur aspek kehidupan di negara kita ini.
Korupsi bukan terjadi di tingkat pusat, tapi sudah menyebar sampai di sekolah-sekolah dasar....
Apakah akan seperti ini terus keadaan pendidikan di negara kita ini? Bagaimanakah nasib para anak didik kita, jika seorang pendidik atau sebutan pahlawan tanda jasa sudah repot/sibuk ngurusin yang namanya SERTIFIKASI, naik jabatan, dll. Murid yang dulunya tunduk dan patuh terhadap peraturan, segan dan hormat dengan guru, sekarang... rekan-rekan bisa melihat sendiri.
Memang hal ini masih mengalami perdebatan, guru harus terus meningkatkan karier, naik golongan, naik gaji, tunjangan dll. Tapi apakah harus mengorbankan hak-hak anak didik kita?

Apa sebenarnya yang telah kita kerjakan selama 66 tahun kemerdekaanm ini, Negara-negara Asia yang lebih kemudian merdeka telah meninggalkan kita. Tentunya kata “sepertinya” bukan lagi menjadi suatu alasan atau argument tentang negeri ini, yang benar adalah “sebenarnya” ada yang salah dengan negeri ini. Sudah 66 tahun lebih 1 bulan keadaannya tak jauh berbeda dengan masa Jepang. Misalnya Korea pada tahun 1953 masih perang dan Malaysia pun baru merdeka pada tahun 1958, Vietnam baru merdeka pada tahun 1970-an dan Jepang pada tahun 1945 hancur tak tersisakan akibat bom dari Sekutu. Tetapi kenapa ketiga Negara tersebut lebih unggul dan lebih sejahtera tidak seperti negeri Indonesia yang hidupnya selalu kembang kempis, kere, pas-pasan, serba kekurangan dan lebih-lebih ngutang kenegara lain. Yang kaya menjadi kaya khususnya pejabat yang berdasi, bermobil,berintar permata, yang miskin tetap menjadi tambah miskin karena kewajiban mereka diambil yang kaya (berdasi, bermobil,berintan permata). Apalagi bicara masalah pemilihan baik aparatur desa, Bupati, Gubenur, Presiden, semuanya mengatasnamakan rakyat yang mempunyai tujuan untuk memerdekakannya disegala bidang (sebuah program yang bagus) tapi perlu dingat kembali seorang pemimpin bukan bercermin pada dirinya sendiri tapi pada rakyatnya, hanya rakyat yang mengerti dan mampu memberikan evaluasi semuanya, sehingga jangan pernah menyalahkan rakyat jika harus berprilaku radikal, anarkis karena itulah adalah sebuah pisau dari ketidak adilan yang terjadi saat ini. Sangatlah memprihatinkan sekali bagi rakyat kecil di negeri ini sebagai dampak dari permasalahan diatas. Malah saya tidak tau apa lagi artinya merdeka! Pada kesempatan kali ini tentunya tidak mengungkit atau mengadah-ngadah tetapi ini sebuah kenyataan buram bagi negeri ini yang dikatakannya sebagai negeri yang memiliki kekayaan yang mendukung.
            Kadangkala sempat berfikir, apakah rakyat kecillah yang membuat kesalahan. bukankah rakyat kecillah yang taat pada aturan?......., lebih-lebih soal pajak, baik pajak kendaraan, pajak bangunan dan pajak tontonan. Karena mereka takut yang namanya denda dan dari mana yang uang yang mau dibayar buat denda.  Seperti apa yang dikatakan oleh Chairil Anwar bahwa rakyat hanya patuh dan percaya, seperti nenek moyang kita yang tunduk sama yang pegang kuasa (feodal). Tetapi apakah yang pegang kuasaan itu pernah memikirkan rakyatnya yang setia mengabdi?.........
            Kenyataannya jika dijawab, yang pegang kekuasaan duduk di sebuah pemerintahan  yang dikenal dengan penguasa tidaklah lagi memperhatikan nasib rakyatnya yang selama ini diambang kesusahan, jiwa pemimpin sekarang meniru seorang pengemis yang serakah yang selalu tidak puas apa yang diperolehnya. lebih-lebih pemimpin saat ini memakan yang menjadi hak rakyatnya. Maka hal inilah yang menurut saya disebut korupsi.  Bicara masalah korupsi sampai saat ini belum bisa bisa diberantas, lebih-lebih korupsi saat ini sedang membudaya.
            Di Indonesia seperti yang saya jelaskan sebelumnya merupakan cerita lama yang baru-baru memanas saat ini. Untuk mengkaji tentang kapan sudah ada korupsi? siapakah yang disebut dengan koruptor? Apa saja yang dilakukan koruptor?sampaikapan lagi koruptor itu berhenti? Dan solusi apa?
            Apabila menggunakan pendekatan sejarah perekonomian Indonesia. Dalam kehidupan ekonomis bangsa Indonesia diwarnai oleh kehidupan desa. Rumah tangga Indonesia merupakan masyarakat kecil lemah. Warga sering mengingatkan dirinya masing-masing bahwa mereka adalah bagian terkecil yang tidak dapat dipisahkan dari penduduk desa lainnya. Istilah “tolonglah dirimu sendiri” tidak dikenal dalam kehidupan desa Indonesia. Yang ada jika yang satu sakit maka yang lain dapat merasakan sakit semua, jadi nilai-nilai kebersamaan dijungjung tinggi. Bahwa warga desa belum memiliki rangsangan untuk memproduksi melebihi kebutuhan sendiri. (Bachri, 2005). Fikirkan dengan bangsa Indonesia saat ini.
            Dalam perkembangannya, desa rumah tangga yang primitive kemudian mendapat pengaruh dari peradaban Hindhuisme yang menempatkan seorang Raja yang berada diatas rumah tangga desa. Perubahannya yang sebelumnya memproduksi untuk kebutuhan sendiri, tetapi dilain pihak harus memenuhi kebutuhan Raja, misalnya membayar Upeti. Seorang raja memiliki hak hidup dan hak milik rakyat.
            Pada zaman kerajaan inilah, kerja paksa, serta penyerahan wajib merupakan tulangpunggung golongan yang paling berkuasa.  Golongan yang paling berkuasa tidak lain adalah Raja-raja, bangsawan, pemilik modal. Sebagai rakyat kecil hanya bisa menerima saja. Kadangkala petani hanya bisa menikmati hasil pertaniannya 1/4 saja, kadang tidak mendapatkan sama sekali dan sebaliknya sisa dari hasil pertaniaanya diambil untuk penguasa. Kalau dicermati berapa banyak kekayaan yang dimiliki oleh penguasa. Luar biasa sekali menjadi penguasa.
            Sejak datangnya bangsa Barat ke Indonesia, ini malah merubah kebudayaan bangsa Indonesia agar sama dengan bangsa Barat yang sangat individualistic. Bangsa Barat banyak memanfaatkan negeri ini  untuk kepentingan mereka yang menyebabkan terjadinya kemiskinan yang berkepanjangan. Menurut Juliantara (1998)  kemiskinan bangsa kita adalah kemiskinan yang ada diluar batas nilai-nilai kemanusiaan.prakter kerja paksa yang tidak jarang memakan korban ratusan jiwa, seperti pembangunan jalan dari Anyer sampai Penarukan, praktek Stesel tanam paksa yang amat merugikan dan menguntungkan mereka. Misalnya Belanda, saldo untung dari pemerintah colonial ke negeri Belanda selama 1832-1867 berjumlah f 784 juta ( D.H. Burger dan Prajudi: 1960). Belum lagi untu kepentingan Pegawai Belanda dalam mencukupi kebutuhan hidup sudah melakukan cara korupsi yaitu dengan cara berdagangan di luar perserikatan dagang (VOC) Hal ini belum lagi meminta secara paksa dari hasil kerjanya pada rakyat kecil. Hal ini telah terbukti akhir dari saldo 1799 VOC  oleh kerajaan Belanda dinyatakan Pailit dengan saldo kridit sebesar 134,7 Gulden.
            Dari beberapa gambaran diatas semakin kuatnya feodalisme dan kepemilikian pribadi walau bukan haknya ini terjadi saat ini menjadi sebuah sumber awal membudayannya korupsi. Menurut Sumardjo (2003),  hukum feudal siapa yang meningkat taraf budayanya, maka akan meningkat taraf kekuasaannya dan dengan sendirinya akan meningkat pula penghasilannya. Dalam masyrakat feudal tidak ada Bupati atau sastrawan istana yang miskin. Bahkan dalang istana tentu punya rumah yang lebih bagus, gaji lebih besar dan tanda kehormatan lebih tinggi. kalau saya bilang dari zaman kuno Indonesia sampai berakhirnya bangsa Barat adalah.  sebagai bibit lama yang pada ahkirnya melahirkan bibit baru yang lebih unggul dan tertatah rapi. Korupsi pada zaman dulu berupa penyerahan wajib pada penguasa yang secara terang-terangan sedangkan sekarang hanya merupah bolpoin dan kertas yang tinggal merubah angka dan menambahnya, biasanya maraknya dikenal dengan proposal.
            Menurut Edwar Aspinall (2000) Thailand atau Korea Selatan  sudah masuk kategori Negara korupsi, tetapi jika dibandingkan dengan Indonesia masih kalah jauh. Tetapi Thailand mampu mengentaskannya dari krisis ekonominya. Perlu diketahui bersama di Indonesia para korupsi tersebut banyak yang bertitel atau bergelar Doctor, Profesor, Sarjana atau “babap-bapak yang terhormat”dan lebih parahnya lagi Mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Said Aqil Husein Al Munawar tersangka tindak pidana korupsi. Sangatlah memalukan sekali karena Departemen Agama sebagai corong muralitas bangsa, karena dibungkus oleh nama yang transeden yaitu agama yang mengatur hubungan dengan Tuhan dan hubungan sinergis antara manusia dengan alam. Jika Departemen Agama sudah melakukan tindak pidana, terus bagaimana dengan Departemen-departemen yang lain yang tentunya tidak berlebel agama. Artinya Islam hanya dijadikan alat legitimasi dan legalitas semata.   
Yang menjadi pertannyaan sekarang adalah kenapa yang banyak melakukan tindak pidana korupsi atau pencurian terhadap uang rakyat adalah orang-orang intelektual yang duduk ditengah-tengah masyarakat? dan hukum tidak berani menindak lanjutinya. kadang mereka mengandalkan uang untuk membayar pengacara handal atau bayar Hakim untuk membayarnya.
            Ini sebuah contoh yang sampai saat ini kita selalu mendengarnya dan melihatnya, baik dikehidupan nyata dan surat kabar. Ada seorang anak lulusan SD yang sedang kepergok mengambil HP, karena diketahui oleh warga masyarakat maka anak tersebut babak belur sampai berlumuran darah dan terpaksa harus menekam di tahanan. Sedangkan babak-bapak yang terhormat yang mempunyai gelar berjajar terlibat dalam tindak pidana korupsi yang banyak merugikan Negara dan rakyat miskin , tetapi masih bisa menghirup udara segar dan bisa tersenyum. Kalau misalnya harus terpaksa masuk ke tahanan, maka tahanan itu hanyalah di Ibaratkan pindah rumah yang didalam tahanan tersebut fasilitasnya tidak jauh berbeda dengan dirumahnya sendiri. Tentunya melihat kondisi yang seperti ini terus Negara kita akan menjadi kandang dari mafia koruptor. Mafia akan berakhir jika bos mafianya lenyap.
            Bagi para koruptor yang sudah membudaya saat ini bukanlah sebuah dosa besar, tetapi sudah meletakkan perbuatan salah  sebagai profesi, pekerjaan, maka bagi mereka pengampunan tidak banyak artinya lagi, bahkan koruptor saat ini sudah memiliki etika (tata aturan dunia koruptor). Misalnya kasus korupsi baru bisa dikatakan mencuat kalau diantara para anggota-anggota koruptor itu terjadi pelanggaran etika koruptor. “maling teriak maling diantara sesame”. Sebab mengaku bersalah di dunia koruptor tidak mungkin ada atau bisa terjadi. Para koruptor juga punyak Undang-undang sendiri, tata nilai dan etikanya sendiri. Jadi kita tidak usa mengadili, karena mereka sudah saling mengadili. Jadi percuma saja mengampuni para koruptor jika mereka masih berada di dunia koruptor dan percuma menuduh seorang koruptor jika merasa dirinnya tidak bersalah.contoh yang paling gampang memnghentikan seorang perokok. Berhenti merokok merupakan kewajiban, karena harus menghentikan ketagihan. Korupsi juga jenis ketagihan dan kenikmatan yang sulit diputus. Sebab saat ini yang mengerakkan manusia adalah uang dan semuanya dapat diperoleh dari uang.
            Melihat kondisi yang sudah membudaya seperti ini, apa yang harus kita lakukan, selaku yang sadar dan peduli akan nasib negeri ini dan Perlukah kita menerapkan yang namanya Revolusi dan reformasi. Menurut saya pribadi, rasanya sudah tidak zaman lagi kita menerapkan reformasi, jadi yang perlu kita terapkan adalah Revolusi. Revolusi yang dimaksud bukan revolusi secara total, kalau tidak kita akan mengalami penjajahan lagi. Tentunya yang perlu kita revolusi adalah system negeri ini harus ditata ulang yakni:
pertama: para pemimpinnya. Mind Set mereka selamah ini ternyata membuat hidup bangsa  tidak berubah. Yang berubah hanyalah diri mereka sendiri. Karena para pemimpin yang bijaksana dan sejati  tidak akan tidur nyenyak kalau pulang dari kantor masih banyak rakyat kecil yang hidupnya susah, pemulung yang berkeliaran, petani yang susah, PSK yang alasannya terhimpit masalah perekonomian dan kesejahteraan, dan lain-lain.
Kedua: system pendidikan kita, yaitu manusia perlu didik menjadi baik dan pendidikan yang lebih baik.format pendidikan yang bernuansa mendidik, mencerahkan dan  perpihak tampaknya  masih menjadi idola dari sebagian masyarakat Indonesia. Pendidikan selama ini hanya menjadi ajang penindasan  dan pembodohan gaya baru yang dibungkus rapi dengan nama sekolah (Setiawan,2006).
Ketiga: orang tua dan lingkungannya, orang tua harus mempunya peran penting untuk memberikan pendidikan dan penanaman kedisiplinan pada anaknya,kadangkala orang tua hanya menitipkan anaknya kesekolah karena orang tuanya tidak ada waktu disebabkan bekerja. Yang ada hanya menanyakan nilanya berapa? Jadi yang dilihat adalah kecerdasan kognitifnya saja, cobalah tekankan nilai-nilai spritual dan kejiwaan. Cobalah   jika orang tua selalu mengajarkan anak didiknya untuk disiplin dan selalu mengajarkan arti bangun bagi,  beribadah tepat waktu,  dan nasehat-nasehat untuk jujur setiap  kesempatan, menghormati guru dan orang lain tentunya tidak menyuburkan yang namanya korupsi.
Renungkan budaya untuk masa yang akan datang, Pertama: budaya Feodal lawan budaya egaliter. Kedua: budaya instant lawan budaya kerja keras, Ketiga: budaya kulit lawan budaya isi, Keempat: budaya penampilan lawan budaya sederhana, Kelima: budaya boros lawan budaya hemat, Keenam: budaya apati lawan budaya empati, Ketujuh : budaya kompetisi lawan budaya kerja sama.
 
http://teachingofhistory.blogspot.com
Dimana-mana terdengar suara korupsi,... korupsi, ...korupsi.... Bahkan sudah membudaya di dunia pendidikan yang semestinya menjadi contoh bagi seluruh unsur-unsur aspek kehidupan di negara kita ini.
Korupsi bukan terjadi di tingkat pusat, tapi sudah menyebar sampai di sekolah-sekolah dasar....
Apakah akan seperti ini terus keadaan pendidikan di negara kita ini? Bagaimanakah nasib para anak didik kita, jika seorang pendidik atau sebutan pahlawan tanda jasa sudah repot/sibuk ngurusin yang namanya SERTIFIKASI, naik jabatan, dll. Murid yang dulunya tunduk dan patuh terhadap peraturan, segan dan hormat dengan guru, sekarang... rekan-rekan bisa melihat sendiri.
Memang hal ini masih mengalami perdebatan, guru harus terus meningkatkan karier, naik golongan, naik gaji, tunjangan dll. Tapi apakah harus mengorbankan hak-hak anak didik kita?

Apa sebenarnya yang telah kita kerjakan selama 66 tahun kemerdekaanm ini, Negara-negara Asia yang lebih kemudian merdeka telah meninggalkan kita. Tentunya kata “sepertinya” bukan lagi menjadi suatu alasan atau argument tentang negeri ini, yang benar adalah “sebenarnya” ada yang salah dengan negeri ini. Sudah 66 tahun lebih 1 bulan keadaannya tak jauh berbeda dengan masa Jepang. Misalnya Korea pada tahun 1953 masih perang dan Malaysia pun baru merdeka pada tahun 1958, Vietnam baru merdeka pada tahun 1970-an dan Jepang pada tahun 1945 hancur tak tersisakan akibat bom dari Sekutu. Tetapi kenapa ketiga Negara tersebut lebih unggul dan lebih sejahtera tidak seperti negeri Indonesia yang hidupnya selalu kembang kempis, kere, pas-pasan, serba kekurangan dan lebih-lebih ngutang kenegara lain. Yang kaya menjadi kaya khususnya pejabat yang berdasi, bermobil,berintar permata, yang miskin tetap menjadi tambah miskin karena kewajiban mereka diambil yang kaya (berdasi, bermobil,berintan permata). Apalagi bicara masalah pemilihan baik aparatur desa, Bupati, Gubenur, Presiden, semuanya mengatasnamakan rakyat yang mempunyai tujuan untuk memerdekakannya disegala bidang (sebuah program yang bagus) tapi perlu dingat kembali seorang pemimpin bukan bercermin pada dirinya sendiri tapi pada rakyatnya, hanya rakyat yang mengerti dan mampu memberikan evaluasi semuanya, sehingga jangan pernah menyalahkan rakyat jika harus berprilaku radikal, anarkis karena itulah adalah sebuah pisau dari ketidak adilan yang terjadi saat ini. Sangatlah memprihatinkan sekali bagi rakyat kecil di negeri ini sebagai dampak dari permasalahan diatas. Malah saya tidak tau apa lagi artinya merdeka! Pada kesempatan kali ini tentunya tidak mengungkit atau mengadah-ngadah tetapi ini sebuah kenyataan buram bagi negeri ini yang dikatakannya sebagai negeri yang memiliki kekayaan yang mendukung.
            Kadangkala sempat berfikir, apakah rakyat kecillah yang membuat kesalahan. bukankah rakyat kecillah yang taat pada aturan?......., lebih-lebih soal pajak, baik pajak kendaraan, pajak bangunan dan pajak tontonan. Karena mereka takut yang namanya denda dan dari mana yang uang yang mau dibayar buat denda.  Seperti apa yang dikatakan oleh Chairil Anwar bahwa rakyat hanya patuh dan percaya, seperti nenek moyang kita yang tunduk sama yang pegang kuasa (feodal). Tetapi apakah yang pegang kuasaan itu pernah memikirkan rakyatnya yang setia mengabdi?.........
            Kenyataannya jika dijawab, yang pegang kekuasaan duduk di sebuah pemerintahan  yang dikenal dengan penguasa tidaklah lagi memperhatikan nasib rakyatnya yang selama ini diambang kesusahan, jiwa pemimpin sekarang meniru seorang pengemis yang serakah yang selalu tidak puas apa yang diperolehnya. lebih-lebih pemimpin saat ini memakan yang menjadi hak rakyatnya. Maka hal inilah yang menurut saya disebut korupsi.  Bicara masalah korupsi sampai saat ini belum bisa bisa diberantas, lebih-lebih korupsi saat ini sedang membudaya.
            Di Indonesia seperti yang saya jelaskan sebelumnya merupakan cerita lama yang baru-baru memanas saat ini. Untuk mengkaji tentang kapan sudah ada korupsi? siapakah yang disebut dengan koruptor? Apa saja yang dilakukan koruptor?sampaikapan lagi koruptor itu berhenti? Dan solusi apa?
            Apabila menggunakan pendekatan sejarah perekonomian Indonesia. Dalam kehidupan ekonomis bangsa Indonesia diwarnai oleh kehidupan desa. Rumah tangga Indonesia merupakan masyarakat kecil lemah. Warga sering mengingatkan dirinya masing-masing bahwa mereka adalah bagian terkecil yang tidak dapat dipisahkan dari penduduk desa lainnya. Istilah “tolonglah dirimu sendiri” tidak dikenal dalam kehidupan desa Indonesia. Yang ada jika yang satu sakit maka yang lain dapat merasakan sakit semua, jadi nilai-nilai kebersamaan dijungjung tinggi. Bahwa warga desa belum memiliki rangsangan untuk memproduksi melebihi kebutuhan sendiri. (Bachri, 2005). Fikirkan dengan bangsa Indonesia saat ini.
            Dalam perkembangannya, desa rumah tangga yang primitive kemudian mendapat pengaruh dari peradaban Hindhuisme yang menempatkan seorang Raja yang berada diatas rumah tangga desa. Perubahannya yang sebelumnya memproduksi untuk kebutuhan sendiri, tetapi dilain pihak harus memenuhi kebutuhan Raja, misalnya membayar Upeti. Seorang raja memiliki hak hidup dan hak milik rakyat.
            Pada zaman kerajaan inilah, kerja paksa, serta penyerahan wajib merupakan tulangpunggung golongan yang paling berkuasa.  Golongan yang paling berkuasa tidak lain adalah Raja-raja, bangsawan, pemilik modal. Sebagai rakyat kecil hanya bisa menerima saja. Kadangkala petani hanya bisa menikmati hasil pertaniannya 1/4 saja, kadang tidak mendapatkan sama sekali dan sebaliknya sisa dari hasil pertaniaanya diambil untuk penguasa. Kalau dicermati berapa banyak kekayaan yang dimiliki oleh penguasa. Luar biasa sekali menjadi penguasa.
            Sejak datangnya bangsa Barat ke Indonesia, ini malah merubah kebudayaan bangsa Indonesia agar sama dengan bangsa Barat yang sangat individualistic. Bangsa Barat banyak memanfaatkan negeri ini  untuk kepentingan mereka yang menyebabkan terjadinya kemiskinan yang berkepanjangan. Menurut Juliantara (1998)  kemiskinan bangsa kita adalah kemiskinan yang ada diluar batas nilai-nilai kemanusiaan.prakter kerja paksa yang tidak jarang memakan korban ratusan jiwa, seperti pembangunan jalan dari Anyer sampai Penarukan, praktek Stesel tanam paksa yang amat merugikan dan menguntungkan mereka. Misalnya Belanda, saldo untung dari pemerintah colonial ke negeri Belanda selama 1832-1867 berjumlah f 784 juta ( D.H. Burger dan Prajudi: 1960). Belum lagi untu kepentingan Pegawai Belanda dalam mencukupi kebutuhan hidup sudah melakukan cara korupsi yaitu dengan cara berdagangan di luar perserikatan dagang (VOC) Hal ini belum lagi meminta secara paksa dari hasil kerjanya pada rakyat kecil. Hal ini telah terbukti akhir dari saldo 1799 VOC  oleh kerajaan Belanda dinyatakan Pailit dengan saldo kridit sebesar 134,7 Gulden.
            Dari beberapa gambaran diatas semakin kuatnya feodalisme dan kepemilikian pribadi walau bukan haknya ini terjadi saat ini menjadi sebuah sumber awal membudayannya korupsi. Menurut Sumardjo (2003),  hukum feudal siapa yang meningkat taraf budayanya, maka akan meningkat taraf kekuasaannya dan dengan sendirinya akan meningkat pula penghasilannya. Dalam masyrakat feudal tidak ada Bupati atau sastrawan istana yang miskin. Bahkan dalang istana tentu punya rumah yang lebih bagus, gaji lebih besar dan tanda kehormatan lebih tinggi. kalau saya bilang dari zaman kuno Indonesia sampai berakhirnya bangsa Barat adalah.  sebagai bibit lama yang pada ahkirnya melahirkan bibit baru yang lebih unggul dan tertatah rapi. Korupsi pada zaman dulu berupa penyerahan wajib pada penguasa yang secara terang-terangan sedangkan sekarang hanya merupah bolpoin dan kertas yang tinggal merubah angka dan menambahnya, biasanya maraknya dikenal dengan proposal.
            Menurut Edwar Aspinall (2000) Thailand atau Korea Selatan  sudah masuk kategori Negara korupsi, tetapi jika dibandingkan dengan Indonesia masih kalah jauh. Tetapi Thailand mampu mengentaskannya dari krisis ekonominya. Perlu diketahui bersama di Indonesia para korupsi tersebut banyak yang bertitel atau bergelar Doctor, Profesor, Sarjana atau “babap-bapak yang terhormat”dan lebih parahnya lagi Mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Said Aqil Husein Al Munawar tersangka tindak pidana korupsi. Sangatlah memalukan sekali karena Departemen Agama sebagai corong muralitas bangsa, karena dibungkus oleh nama yang transeden yaitu agama yang mengatur hubungan dengan Tuhan dan hubungan sinergis antara manusia dengan alam. Jika Departemen Agama sudah melakukan tindak pidana, terus bagaimana dengan Departemen-departemen yang lain yang tentunya tidak berlebel agama. Artinya Islam hanya dijadikan alat legitimasi dan legalitas semata.   
Yang menjadi pertannyaan sekarang adalah kenapa yang banyak melakukan tindak pidana korupsi atau pencurian terhadap uang rakyat adalah orang-orang intelektual yang duduk ditengah-tengah masyarakat? dan hukum tidak berani menindak lanjutinya. kadang mereka mengandalkan uang untuk membayar pengacara handal atau bayar Hakim untuk membayarnya.
            Ini sebuah contoh yang sampai saat ini kita selalu mendengarnya dan melihatnya, baik dikehidupan nyata dan surat kabar. Ada seorang anak lulusan SD yang sedang kepergok mengambil HP, karena diketahui oleh warga masyarakat maka anak tersebut babak belur sampai berlumuran darah dan terpaksa harus menekam di tahanan. Sedangkan babak-bapak yang terhormat yang mempunyai gelar berjajar terlibat dalam tindak pidana korupsi yang banyak merugikan Negara dan rakyat miskin , tetapi masih bisa menghirup udara segar dan bisa tersenyum. Kalau misalnya harus terpaksa masuk ke tahanan, maka tahanan itu hanyalah di Ibaratkan pindah rumah yang didalam tahanan tersebut fasilitasnya tidak jauh berbeda dengan dirumahnya sendiri. Tentunya melihat kondisi yang seperti ini terus Negara kita akan menjadi kandang dari mafia koruptor. Mafia akan berakhir jika bos mafianya lenyap.
            Bagi para koruptor yang sudah membudaya saat ini bukanlah sebuah dosa besar, tetapi sudah meletakkan perbuatan salah  sebagai profesi, pekerjaan, maka bagi mereka pengampunan tidak banyak artinya lagi, bahkan koruptor saat ini sudah memiliki etika (tata aturan dunia koruptor). Misalnya kasus korupsi baru bisa dikatakan mencuat kalau diantara para anggota-anggota koruptor itu terjadi pelanggaran etika koruptor. “maling teriak maling diantara sesame”. Sebab mengaku bersalah di dunia koruptor tidak mungkin ada atau bisa terjadi. Para koruptor juga punyak Undang-undang sendiri, tata nilai dan etikanya sendiri. Jadi kita tidak usa mengadili, karena mereka sudah saling mengadili. Jadi percuma saja mengampuni para koruptor jika mereka masih berada di dunia koruptor dan percuma menuduh seorang koruptor jika merasa dirinnya tidak bersalah.contoh yang paling gampang memnghentikan seorang perokok. Berhenti merokok merupakan kewajiban, karena harus menghentikan ketagihan. Korupsi juga jenis ketagihan dan kenikmatan yang sulit diputus. Sebab saat ini yang mengerakkan manusia adalah uang dan semuanya dapat diperoleh dari uang.
            Melihat kondisi yang sudah membudaya seperti ini, apa yang harus kita lakukan, selaku yang sadar dan peduli akan nasib negeri ini dan Perlukah kita menerapkan yang namanya Revolusi dan reformasi. Menurut saya pribadi, rasanya sudah tidak zaman lagi kita menerapkan reformasi, jadi yang perlu kita terapkan adalah Revolusi. Revolusi yang dimaksud bukan revolusi secara total, kalau tidak kita akan mengalami penjajahan lagi. Tentunya yang perlu kita revolusi adalah system negeri ini harus ditata ulang yakni:
pertama: para pemimpinnya. Mind Set mereka selamah ini ternyata membuat hidup bangsa  tidak berubah. Yang berubah hanyalah diri mereka sendiri. Karena para pemimpin yang bijaksana dan sejati  tidak akan tidur nyenyak kalau pulang dari kantor masih banyak rakyat kecil yang hidupnya susah, pemulung yang berkeliaran, petani yang susah, PSK yang alasannya terhimpit masalah perekonomian dan kesejahteraan, dan lain-lain.
Kedua: system pendidikan kita, yaitu manusia perlu didik menjadi baik dan pendidikan yang lebih baik.format pendidikan yang bernuansa mendidik, mencerahkan dan  perpihak tampaknya  masih menjadi idola dari sebagian masyarakat Indonesia. Pendidikan selama ini hanya menjadi ajang penindasan  dan pembodohan gaya baru yang dibungkus rapi dengan nama sekolah (Setiawan,2006).
Ketiga: orang tua dan lingkungannya, orang tua harus mempunya peran penting untuk memberikan pendidikan dan penanaman kedisiplinan pada anaknya,kadangkala orang tua hanya menitipkan anaknya kesekolah karena orang tuanya tidak ada waktu disebabkan bekerja. Yang ada hanya menanyakan nilanya berapa? Jadi yang dilihat adalah kecerdasan kognitifnya saja, cobalah tekankan nilai-nilai spritual dan kejiwaan. Cobalah   jika orang tua selalu mengajarkan anak didiknya untuk disiplin dan selalu mengajarkan arti bangun bagi,  beribadah tepat waktu,  dan nasehat-nasehat untuk jujur setiap  kesempatan, menghormati guru dan orang lain tentunya tidak menyuburkan yang namanya korupsi.
Renungkan budaya untuk masa yang akan datang, Pertama: budaya Feodal lawan budaya egaliter. Kedua: budaya instant lawan budaya kerja keras, Ketiga: budaya kulit lawan budaya isi, Keempat: budaya penampilan lawan budaya sederhana, Kelima: budaya boros lawan budaya hemat, Keenam: budaya apati lawan budaya empati, Ketujuh : budaya kompetisi lawan budaya kerja sama.
 
http://teachingofhistory.blogspot.com

Monday, October 15, 2012

0 Solusi Dan Cara Cepat Install Driver Laptop-PC dengan Driverpack 12.3 Bag. 2

Postingan ini adalah kelanjutan dari Postingan sebelumnya http://ekohasan.blogspot.com/2012/10/solusi-dan-cara-cepat-install-driver.html .
  • Tetapi jika pada langkah ke-3(tiga) muncul tulisan ‘Some drivers might not have been installed. Try the “Search the Web” feature‘ atau ‘You need to search the drivers on the Web!‘ yang menampilkan Device ID , di mana artinya tidak semua device driver bisa ditangani oleh software Driverpack Solution 12.3 (juga lihat Device Manager—ada Unknown device). Maka Driverpack Solution 12.3 memberi solusi lewat situs mereka, yaitu mencari device driver secara Online. Dengan kondisi terhubung Internet, silahkan kamu coba solusi tersebut dengan klik/memilih device id yang dimaksud.

After Successfully

Setelah berhasil menginstall semua driver-driver yang diperlukan, ternyata ada beberapa masalah yang sedikit mengganggu :
  • Ternyata saat software Driverpack Solution 12.3 diaktifkan, dia secara otomatis akan membuat semacam program tambahan untuk update (DRP Su Updater) di Startup Windows – System Configuration. Cara mengatasi ketik Run > msconfig. Buang cawang/centang atau bisa juga lewat Uninstall saja di Control Panel > Add or Remove Programs.
  • Di My computer > Properties, icon-Logo TOSHIBA (OEM Logo) berubah menjadi Logo Driverpack Solution 12.3, System > Manufacture : DriverPack Solution, juga Online Support-nya. Untuk mengatasi itu gunakan software semacam OEM Logo Remover, kalo saya memanfaatkan Loader : Win7Loaders-AiO (All in One) > pilih 7Loader v1.5 For Ultimate n Pro.By Hazar > pilih Logo TOSHIBA > Restart sistem Laptop/komputer. 
  • Atau Cara paling mudah tanpa Software : Hapus File "oemlogo.bmp" di C:\Windows\System32.

Kesimpulan Penggunaan DRP

Program Aplikasi andalan, pegangan atau senjata ampuh bagi para teknisi hardware komputer, yah bisa dikatakan seperti itu. Jadi selesai install OS Windows, teknisi tidak perlu susah-susah dan berlama-lama cari driver untuk perangkat di komputer user ( bisa cepet terima fulus/duit…wkwkwk)!
Memang benar tidak ada sesuatu yang sempurna, bahkan seperti Driverpack Solution 12.3 - pun  kadang harus tersambung koneksi Internet agar semua driver bisa terinstall semua dan. Sedangkan database dari ID perangkat yang di-injeksikan/diintegrasikan masih menuai keterbatasan dan perlu di-update lagi-terus agar mampu mengenali Hardware terbaru dan biar lebih komplit. Mudah-mudahan diwaktu mendatang Software Driverpack Solution 12.3 atau ada software lain, yang bisa sekali klik semua driver TERINSTALL !

Download driver disini
Postingan ini adalah kelanjutan dari Postingan sebelumnya http://ekohasan.blogspot.com/2012/10/solusi-dan-cara-cepat-install-driver.html .
  • Tetapi jika pada langkah ke-3(tiga) muncul tulisan ‘Some drivers might not have been installed. Try the “Search the Web” feature‘ atau ‘You need to search the drivers on the Web!‘ yang menampilkan Device ID , di mana artinya tidak semua device driver bisa ditangani oleh software Driverpack Solution 12.3 (juga lihat Device Manager—ada Unknown device). Maka Driverpack Solution 12.3 memberi solusi lewat situs mereka, yaitu mencari device driver secara Online. Dengan kondisi terhubung Internet, silahkan kamu coba solusi tersebut dengan klik/memilih device id yang dimaksud.

After Successfully

Setelah berhasil menginstall semua driver-driver yang diperlukan, ternyata ada beberapa masalah yang sedikit mengganggu :
  • Ternyata saat software Driverpack Solution 12.3 diaktifkan, dia secara otomatis akan membuat semacam program tambahan untuk update (DRP Su Updater) di Startup Windows – System Configuration. Cara mengatasi ketik Run > msconfig. Buang cawang/centang atau bisa juga lewat Uninstall saja di Control Panel > Add or Remove Programs.
  • Di My computer > Properties, icon-Logo TOSHIBA (OEM Logo) berubah menjadi Logo Driverpack Solution 12.3, System > Manufacture : DriverPack Solution, juga Online Support-nya. Untuk mengatasi itu gunakan software semacam OEM Logo Remover, kalo saya memanfaatkan Loader : Win7Loaders-AiO (All in One) > pilih 7Loader v1.5 For Ultimate n Pro.By Hazar > pilih Logo TOSHIBA > Restart sistem Laptop/komputer. 
  • Atau Cara paling mudah tanpa Software : Hapus File "oemlogo.bmp" di C:\Windows\System32.

Kesimpulan Penggunaan DRP

Program Aplikasi andalan, pegangan atau senjata ampuh bagi para teknisi hardware komputer, yah bisa dikatakan seperti itu. Jadi selesai install OS Windows, teknisi tidak perlu susah-susah dan berlama-lama cari driver untuk perangkat di komputer user ( bisa cepet terima fulus/duit…wkwkwk)!
Memang benar tidak ada sesuatu yang sempurna, bahkan seperti Driverpack Solution 12.3 - pun  kadang harus tersambung koneksi Internet agar semua driver bisa terinstall semua dan. Sedangkan database dari ID perangkat yang di-injeksikan/diintegrasikan masih menuai keterbatasan dan perlu di-update lagi-terus agar mampu mengenali Hardware terbaru dan biar lebih komplit. Mudah-mudahan diwaktu mendatang Software Driverpack Solution 12.3 atau ada software lain, yang bisa sekali klik semua driver TERINSTALL !

Download driver disini

0 Harga Samsung Galaxy Ace Duos Baru Second


Harga Samsung Galaxy Ace Duos - Samsung semakin merajai dunia ponsel dimana banyak sekali versi-versi terbaru yang dihadirkan dan salah satunya Samsung Galaxy Ace Duos yang telah dilengkapi dengan dual SIM GSM beserta GSM dan sudah menggunakan Android 2.3 dengan memiliki dukungan prosessor 832MHz. Samsung Galaxy Ace Duos ini juga telah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 3.5 inci dengan

Harga Samsung Galaxy Ace Duos - Samsung semakin merajai dunia ponsel dimana banyak sekali versi-versi terbaru yang dihadirkan dan salah satunya Samsung Galaxy Ace Duos yang telah dilengkapi dengan dual SIM GSM beserta GSM dan sudah menggunakan Android 2.3 dengan memiliki dukungan prosessor 832MHz. Samsung Galaxy Ace Duos ini juga telah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 3.5 inci dengan

0 Harga Samsung Galaxy Ace Baru Second


Harga Samsung Galaxy Ace Baru Second - Tampaknya yang namanya Samsung kini memang menjuarai dunia ponsel, karena saat ini dimana-mana orang selalu membicarakan ponsel Samsung, dan saat ini kami akan mengulas harga samsung galaxy ace baik dengan harga baru ataupun second, Samsung Galaxy Ace S5830 yang menggunakan Android 2.2 Froyo serta dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel dengan LED flash,

Harga Samsung Galaxy Ace Baru Second - Tampaknya yang namanya Samsung kini memang menjuarai dunia ponsel, karena saat ini dimana-mana orang selalu membicarakan ponsel Samsung, dan saat ini kami akan mengulas harga samsung galaxy ace baik dengan harga baru ataupun second, Samsung Galaxy Ace S5830 yang menggunakan Android 2.2 Froyo serta dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel dengan LED flash,

Sunday, October 14, 2012

0 Kode Bank di Seluruh Indonesia Lengkap

Daftar Kode Bank dari seluruh Bank di Indonesia yang meliputi Kode Bank BCA, Kode Bank Mandiri, Kode Bank BRI, Kode Bank BNI, dan masih banyak lagi kode dari seluruh Bank di Indonesia. Kode Bank biasanya dibutuhkan saat kita akan transfer uang dari rekening yang satu ke nomer Rekening lainnya. Terutama apabila kita akan transfer ke Bank yang berbeda, itu pasti harus menggunakan Kode Bank yang
Daftar Kode Bank dari seluruh Bank di Indonesia yang meliputi Kode Bank BCA, Kode Bank Mandiri, Kode Bank BRI, Kode Bank BNI, dan masih banyak lagi kode dari seluruh Bank di Indonesia. Kode Bank biasanya dibutuhkan saat kita akan transfer uang dari rekening yang satu ke nomer Rekening lainnya. Terutama apabila kita akan transfer ke Bank yang berbeda, itu pasti harus menggunakan Kode Bank yang

0 Solusi Dan Cara Cepat Install Driver Laptop-PC dengan Driverpack 12.3

Sering terjadi khan setelah install OS Windows di Laptop-Netbook-PC , baik itu WinXP, Win Vista atau Win7, kita bingung mencari driver perangkat-nya? Baik itu driver chipset, soundcard, display/VGA, NIC/LAN, Wifi dan sebagainya. Sekarang tidak perlu bingung lagi karena sudah ada Driverpack Solution 12.3 yang bisa mendeteksi semua driver PC ataupun Laptop yg Anda miliki. Anda tidak perlu download, karena semua driver sudah dipaket dalam 1 DVD.


Bagi anda yg belum memiliki DVD Driverpack Solution 12.3 bisa mendownloadnya di http://drp.su/download.htm.

Atau bagi anda yg ingin cara Instan, bisa memesannya ke kami di http://ekohasan-store.blogspot.com/2012/02/dvd-driverpack-solution-12-new.html

Sebenarnya cara kerja Driverpack Solution 12.3 hampir sama dengan software Driver Pack pada umumnya (CD/DVD driver bawaan), sekali klik – diaktifkan, Driverpack Solution 12.3 akan langsung mendeteksi dahulu Informasi Umum yang ada di komputer kita (baik Hardware maupun Software), terutama deteksi perangkat sudah memiliki driver apa belum. Kalau sistem di PC kita belum ada driver-nya ( di device manager bertanda seru-tanda tanya ) Driverpack Solution 12.3 langsung memberitahu dan menawarkan ketersediaan driver yang dia miliki (di database Folder-Direktori-nya > terserah  dalam USB Flashdisk atau DVD).

Cara Menggunakan DRP-DriverPack Solution

Setelah berhasil download DRP ikuti langkah-langkah berikut, agar hasil Instalasi Driver lebih maksimal dan meminimasi resiko kesalahan yang mungkin terjadi. Dalam contoh dan saat eksperimen saya menggunakan Laptop-Netbook Toshiba Satellite L645 Core i3 dengan OS Windows 7 Ultimate dan Driverpack Solution 12.3 yang saya Burn/bakar dalam sebuah DVD :
  • 1. Setelah DVD Driverpack Solution 12.3 dimasukkan > muncul autorun dan klik Run DriverPackSolution.exe , dan Driverpack Solution 12.3 akan Loading beberapa saat untuk mencoba menampilkan informasi tentang spesifikasi hardware software dan kondisi installasi driver perangkat komputer / Laptop kita :
  • 2. Klik Menu-Tab Driver => klik "Install and Update". Kemudian akan tampil layar Confirm Installation, Klik  "Install Driver" =>  klik "Start Installation".
  • 3. Secara otomatis Driverpack Solution 12.3 akan menginstall  driver-driver ke Sistem Operasi yang di ambil dari  Database-nya di Folder ( dev_db dan drp ). Tunggu sebentar-beberapa menit sampai proses Installasi selesai.
Jika setelah proses ini tidak ada pesan/warning apapun dan sistem minta Restart serta saat masuk Desktop GUI Windows (juga di Device Manager tidak ada tanda seru-tanya), berarti proses installasi driver SELESAI!
**Khusus Windows XP, install driver Sound versi HD, harus 2 x jalankan Driverpack Solution 12.3 .. karena proses pertama upgrade driver HD, trus yg kedua baru Instal driver aslinya ...

Jika ada pesan Error driver tidak bisa di install , ikuti langkah di posting selanjutnya ..

sumber : http://dotcomcell.com
Sering terjadi khan setelah install OS Windows di Laptop-Netbook-PC , baik itu WinXP, Win Vista atau Win7, kita bingung mencari driver perangkat-nya? Baik itu driver chipset, soundcard, display/VGA, NIC/LAN, Wifi dan sebagainya. Sekarang tidak perlu bingung lagi karena sudah ada Driverpack Solution 12.3 yang bisa mendeteksi semua driver PC ataupun Laptop yg Anda miliki. Anda tidak perlu download, karena semua driver sudah dipaket dalam 1 DVD.


Bagi anda yg belum memiliki DVD Driverpack Solution 12.3 bisa mendownloadnya di http://drp.su/download.htm.

Atau bagi anda yg ingin cara Instan, bisa memesannya ke kami di http://ekohasan-store.blogspot.com/2012/02/dvd-driverpack-solution-12-new.html

Sebenarnya cara kerja Driverpack Solution 12.3 hampir sama dengan software Driver Pack pada umumnya (CD/DVD driver bawaan), sekali klik – diaktifkan, Driverpack Solution 12.3 akan langsung mendeteksi dahulu Informasi Umum yang ada di komputer kita (baik Hardware maupun Software), terutama deteksi perangkat sudah memiliki driver apa belum. Kalau sistem di PC kita belum ada driver-nya ( di device manager bertanda seru-tanda tanya ) Driverpack Solution 12.3 langsung memberitahu dan menawarkan ketersediaan driver yang dia miliki (di database Folder-Direktori-nya > terserah  dalam USB Flashdisk atau DVD).

Cara Menggunakan DRP-DriverPack Solution

Setelah berhasil download DRP ikuti langkah-langkah berikut, agar hasil Instalasi Driver lebih maksimal dan meminimasi resiko kesalahan yang mungkin terjadi. Dalam contoh dan saat eksperimen saya menggunakan Laptop-Netbook Toshiba Satellite L645 Core i3 dengan OS Windows 7 Ultimate dan Driverpack Solution 12.3 yang saya Burn/bakar dalam sebuah DVD :
  • 1. Setelah DVD Driverpack Solution 12.3 dimasukkan > muncul autorun dan klik Run DriverPackSolution.exe , dan Driverpack Solution 12.3 akan Loading beberapa saat untuk mencoba menampilkan informasi tentang spesifikasi hardware software dan kondisi installasi driver perangkat komputer / Laptop kita :
  • 2. Klik Menu-Tab Driver => klik "Install and Update". Kemudian akan tampil layar Confirm Installation, Klik  "Install Driver" =>  klik "Start Installation".
  • 3. Secara otomatis Driverpack Solution 12.3 akan menginstall  driver-driver ke Sistem Operasi yang di ambil dari  Database-nya di Folder ( dev_db dan drp ). Tunggu sebentar-beberapa menit sampai proses Installasi selesai.
Jika setelah proses ini tidak ada pesan/warning apapun dan sistem minta Restart serta saat masuk Desktop GUI Windows (juga di Device Manager tidak ada tanda seru-tanya), berarti proses installasi driver SELESAI!
**Khusus Windows XP, install driver Sound versi HD, harus 2 x jalankan Driverpack Solution 12.3 .. karena proses pertama upgrade driver HD, trus yg kedua baru Instal driver aslinya ...

Jika ada pesan Error driver tidak bisa di install , ikuti langkah di posting selanjutnya ..

sumber : http://dotcomcell.com

0 Download AntiVirus Gratis Terbaik 2012 di Dunia

Daftar AntiVirus gratis terbaik di Dunia 2012 yang siap melindungi Komputer ataupun Laptop kita dari serangan Virus berbahaya terbaru akan azrut share untuk sobat semua. AntiVirus gratis memang bisa dikatakan memiliki sisi kekurangan dalam perlindungan perangkat PC ataupun Laptop kita, terutama dalam sisi perlindungan online. Namun, untuk membeli AntiVirus premium memang harganya tidaklah murah,
Daftar AntiVirus gratis terbaik di Dunia 2012 yang siap melindungi Komputer ataupun Laptop kita dari serangan Virus berbahaya terbaru akan azrut share untuk sobat semua. AntiVirus gratis memang bisa dikatakan memiliki sisi kekurangan dalam perlindungan perangkat PC ataupun Laptop kita, terutama dalam sisi perlindungan online. Namun, untuk membeli AntiVirus premium memang harganya tidaklah murah,

0 Download Aplikasi Kamus Inggris Indonesia Handphone Java Symbian Cina

Download Aplikasi Kamus Inggris Indonesia untuk Handphone Java Symbian China, untuk menterjemahkan dari bahasa asing ke bahasa kita kadang memang sulit, padahal hal tersebut tidaklah terlalu sulit apabila kita mengetahui arti atau makna dari kata-kata asing yang kita dengar ataupun baca. Untuk mengetahui arti dari kata-kata asing tentu kita harus memiliki perbendaharaan kosakata yang cukup banyak clik disini
Download Aplikasi Kamus Inggris Indonesia untuk Handphone Java Symbian China, untuk menterjemahkan dari bahasa asing ke bahasa kita kadang memang sulit, padahal hal tersebut tidaklah terlalu sulit apabila kita mengetahui arti atau makna dari kata-kata asing yang kita dengar ataupun baca. Untuk mengetahui arti dari kata-kata asing tentu kita harus memiliki perbendaharaan kosakata yang cukup banyak clik disini

Saturday, October 13, 2012

0 Download Lagu Terbaru Indonesia Oktober 2012

Download Lagu Terbaru Indonesia Oktober 2012 - Anda yang ingin bisa mendapatkan lagi terbaru anda bisa download yang satu ini dengan ini maka anda bisa mendapatkan lagu terbaru Indonesia oktober 2012 saat ini sehingga anda bisa mendengarkan musik yang lagi ngetren di Indonesia saat ini.

Memang lagu ini sangat menyentuh banget si di hati dan pikiran kita karena lagu terbaru ini selalu menjadi
Download Lagu Terbaru Indonesia Oktober 2012 - Anda yang ingin bisa mendapatkan lagi terbaru anda bisa download yang satu ini dengan ini maka anda bisa mendapatkan lagu terbaru Indonesia oktober 2012 saat ini sehingga anda bisa mendengarkan musik yang lagi ngetren di Indonesia saat ini.

Memang lagu ini sangat menyentuh banget si di hati dan pikiran kita karena lagu terbaru ini selalu menjadi

Thursday, October 11, 2012

0 Ma Boy 2012 Korean Drama

Ma Boy Korean Drama - Lihat juga untuk sinopsis Ma Boy ini, sangat seru banget untuk film yang satu ini terlihat sangat kocak dan membuat drama korea ini pastinya anda akan sangat suka sekali. Dan dengan di bawah ini maka anda bisa melihat sinopsis Ma Boy tersebut.




Para remaja drama tinggi pertama disajikan oleh Tooniverse.
Geu Rim (Kim So Hyun) adalah seorang siswa di sebuah sekolah seni
Ma Boy Korean Drama - Lihat juga untuk sinopsis Ma Boy ini, sangat seru banget untuk film yang satu ini terlihat sangat kocak dan membuat drama korea ini pastinya anda akan sangat suka sekali. Dan dengan di bawah ini maka anda bisa melihat sinopsis Ma Boy tersebut.




Para remaja drama tinggi pertama disajikan oleh Tooniverse.
Geu Rim (Kim So Hyun) adalah seorang siswa di sebuah sekolah seni
 

Universitasku Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates