Wednesday, May 6, 2009

0 Makalah Teknologi : KUALITAS AIR SUNGAI DAN SITU DI DKI JAKARTA

Thirteen big rivers, some small rivers, and 40 ponds spread over districts at Jakarta city are potential to support human being life. As the population is growing and the usage of stream water is increasing, the condition and quality of rivers and ponds are changing. Crowd housing can affect rivers and ponds pollution, as the people awareness about clean and healthy environment is less. Stream water pollution assessment can be done by counting the effect of pollutant to life of stream water organisms. This assessment unit could be classified into physics, chemical, and biological parameter. To know the water quality, those parameters are transformed into one single value, that is Water Quality Index. The calculation result of Water Quality Index value shows that 83 % of rivers and 79 % of ponds are bad. This condition is caused by less people and government awareness to maintain rivers and ponds.

Abstrak

DKI Jakarta dilintasi oleh 13 sungai besar dan beberapa sungai kecil serta 40 situ tersebar di 5 wilayah kota yang sangat potensial sebagai air permukaan untuk menunjang kehidupan manusia. Dengan pertumbuhan penduduk DKI yang pesat dan perkembangan pemanfaatannya, ada kecenderungan terjadinya perubahan pada kondisi dan kualitas air sungai dan situ di DKI Jakarta. Kepadatan penduduk dapat mempengaruhi pencemaran lingkungan sungai dan situ. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Pendugaan pencemaran perairan dapat dilakukan dengan melihat pengaruh polutan terhadap kehidupan organisme perairan dan lingkungannya. Unit penduga adanya pencemar tersebut diklasifikasikan dalam parameter fisika, kimia dan biologi. Dalam menetapkan kualitas air, parameter-parameter tersebut sebaiknya tidak berdiri sendiri tapi dapat ditrasformasikan dalam suatu nilai tunggal yang mewakili disebut sebagai Indeks Kualitas Air. Hasil perhitungan terhadap nilai IKA menunjukkan bahwa 83 % sungai dan 79 % situ yang ada di DKI Jakarta ada dalam kategori buruk. Hal ini disebabkan tidak terpeliharanya sungai dan situ dengan baik, kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam upaya memelihara sungai dan situ.

Download
Thirteen big rivers, some small rivers, and 40 ponds spread over districts at Jakarta city are potential to support human being life. As the population is growing and the usage of stream water is increasing, the condition and quality of rivers and ponds are changing. Crowd housing can affect rivers and ponds pollution, as the people awareness about clean and healthy environment is less. Stream water pollution assessment can be done by counting the effect of pollutant to life of stream water organisms. This assessment unit could be classified into physics, chemical, and biological parameter. To know the water quality, those parameters are transformed into one single value, that is Water Quality Index. The calculation result of Water Quality Index value shows that 83 % of rivers and 79 % of ponds are bad. This condition is caused by less people and government awareness to maintain rivers and ponds.

Abstrak

DKI Jakarta dilintasi oleh 13 sungai besar dan beberapa sungai kecil serta 40 situ tersebar di 5 wilayah kota yang sangat potensial sebagai air permukaan untuk menunjang kehidupan manusia. Dengan pertumbuhan penduduk DKI yang pesat dan perkembangan pemanfaatannya, ada kecenderungan terjadinya perubahan pada kondisi dan kualitas air sungai dan situ di DKI Jakarta. Kepadatan penduduk dapat mempengaruhi pencemaran lingkungan sungai dan situ. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Pendugaan pencemaran perairan dapat dilakukan dengan melihat pengaruh polutan terhadap kehidupan organisme perairan dan lingkungannya. Unit penduga adanya pencemar tersebut diklasifikasikan dalam parameter fisika, kimia dan biologi. Dalam menetapkan kualitas air, parameter-parameter tersebut sebaiknya tidak berdiri sendiri tapi dapat ditrasformasikan dalam suatu nilai tunggal yang mewakili disebut sebagai Indeks Kualitas Air. Hasil perhitungan terhadap nilai IKA menunjukkan bahwa 83 % sungai dan 79 % situ yang ada di DKI Jakarta ada dalam kategori buruk. Hal ini disebabkan tidak terpeliharanya sungai dan situ dengan baik, kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam upaya memelihara sungai dan situ.

Download

0 Makalah Sains : PENGEMBANGAN SISTEM PENENTU SUDUT PANDANG WAJAH 3-D DENGAN MENGGUNAKAN PERHITUNGAN JARAK TERPENDEK PADA GARIS CIRI DALAM RUANG EIGEN

In this paper, we implemented a visual point estimation system using the nearest feature line method that is developed on human face’s eigenspace representation. This methodology is developed as a subsistim in a 3-D face recognition system using a neural networks, in order to develop a high accuracy Automatic Face Recognition (AFR) system with low computational cost. Several images of Indonesian human faces with various visual points and expressions are used as the input to the developed visual points estimation system, and another images, with their visual points is not used in the generating the feature lines, then used as the testing images. Results of experiments show that the visual points estimation system could determined the pose of the unknown position of 3-D face with its highest accuracy is about 90%.

Abstrak

Dalam makalah ini, penulis akan mengemukakan Sistem Penentu Sudut Pandang obyek wajah 3D dengan menggunakan metoda perhitungan jarak terpendek pada garis ciri yang dibentuk dalam ruang eigen. Sistem penentu sudut pandang ini merupakan sebuah subsistem bagi Sistim Pengenal Wajah 3-D yang sedang dikembangkan dengan menggunakan jaringan neural buatan. Sebagai citra masukan bagi pembentukan garis ciri dalam ruang eigen ini, digunakan beberapa citra wajah orang Indonesia dalam perbagai sudut pandang dan ekspresi. Dan sebagai citra uji, penulis menggunakan beberapa citra dengan sudut pandang pengamatan yang tidak dipergunakan dalam pembentukan garis ciri dalam ruang eigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengenalan sistem penentu sudut pandang ini dapat mencapai derajat yang cukup tinggi, dengan tingkat kebenaran tertinggi sekitar 90 persen.

Download
In this paper, we implemented a visual point estimation system using the nearest feature line method that is developed on human face’s eigenspace representation. This methodology is developed as a subsistim in a 3-D face recognition system using a neural networks, in order to develop a high accuracy Automatic Face Recognition (AFR) system with low computational cost. Several images of Indonesian human faces with various visual points and expressions are used as the input to the developed visual points estimation system, and another images, with their visual points is not used in the generating the feature lines, then used as the testing images. Results of experiments show that the visual points estimation system could determined the pose of the unknown position of 3-D face with its highest accuracy is about 90%.

Abstrak

Dalam makalah ini, penulis akan mengemukakan Sistem Penentu Sudut Pandang obyek wajah 3D dengan menggunakan metoda perhitungan jarak terpendek pada garis ciri yang dibentuk dalam ruang eigen. Sistem penentu sudut pandang ini merupakan sebuah subsistem bagi Sistim Pengenal Wajah 3-D yang sedang dikembangkan dengan menggunakan jaringan neural buatan. Sebagai citra masukan bagi pembentukan garis ciri dalam ruang eigen ini, digunakan beberapa citra wajah orang Indonesia dalam perbagai sudut pandang dan ekspresi. Dan sebagai citra uji, penulis menggunakan beberapa citra dengan sudut pandang pengamatan yang tidak dipergunakan dalam pembentukan garis ciri dalam ruang eigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengenalan sistem penentu sudut pandang ini dapat mencapai derajat yang cukup tinggi, dengan tingkat kebenaran tertinggi sekitar 90 persen.

Download

0 Makalah Sosial : STRUKTUR KOGNISI TENTANG POLISI (STUDI TIGA TAHAP PERKEMBANGAN KANAK-KANAK)

The aim of this research is to investigate cognitive profile on police based on the view of children from three different developmental stages. It is hypothesized that the more older children are the more knowledgeable they are in relation to the police’s role and its typology and function.The result shows that the elder group of students indicate better knowledge and more understanding in terms of the police and what they normally do.

Abstrak
Penelitian ini bermaksud mengetahui profil kognisi mengenai polisi dari sudut kanak-kanak yang terbagi dalam tiga tahapan perkembangan usia. Dengan mengetahui perbedaan dan perbandingan struktur kognisi tersebut terhadap sosok polisi dan peran polisi, dihipotesakan bahwa kognisi dari kelompok kanak-kanak dengantingkat usia yang semakin tinggi akan menampilkan struktur yang lebih lengkap dan kompleks tentang obyek polisi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gambaran struktur tersebut memang memperlihatkan pemerkayaan pada kelompok yang lebih tinggi.


http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=260
The aim of this research is to investigate cognitive profile on police based on the view of children from three different developmental stages. It is hypothesized that the more older children are the more knowledgeable they are in relation to the police’s role and its typology and function.The result shows that the elder group of students indicate better knowledge and more understanding in terms of the police and what they normally do.

Abstrak
Penelitian ini bermaksud mengetahui profil kognisi mengenai polisi dari sudut kanak-kanak yang terbagi dalam tiga tahapan perkembangan usia. Dengan mengetahui perbedaan dan perbandingan struktur kognisi tersebut terhadap sosok polisi dan peran polisi, dihipotesakan bahwa kognisi dari kelompok kanak-kanak dengantingkat usia yang semakin tinggi akan menampilkan struktur yang lebih lengkap dan kompleks tentang obyek polisi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gambaran struktur tersebut memang memperlihatkan pemerkayaan pada kelompok yang lebih tinggi.


http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=260

0 Makalah Teknologi : STUDI PENGARUH PROSES PENCUCIAN GARAM TERHADAP KOMPOSISI DAN STABILITAS YODIUM GARAM KONSUMSI

Effect of Salt Washing Process on Content and Iodium Stability of Salt. Salt washing process should increase the salt quality. It should clean the salt from sludge or clay and also reduce the impurity compound such as Mg, Ca and the reductor content. The objective of these reseach is to assess the effect of washing process on the content og hygroscopic impurities compound (Ca and Mg), and reductor content of salt. The research also investigate the water absorbing, pH, KIO3 content as function of time to obtain effect of washing process on KIO3 stability in salt. The experiment result shows that the lowest content of Mg and reductor compound 0.016 % wt and 2.65 ppm respectively which is reached at the fi ne salt washing process using 27 % wt brine. The analysis of water content indicates an increase the Ca and Mg content, causing an water absorbtion in salt , However the effect on pH the is not clear.

Abstrak

Proses pencucian garam yang baik pada dasarnya mampu meningkatkan kualitas garam, bukan hanya sekedar membersihkan garam dari kotoran lumpur atau tanah , tetapi juga mampu menghilangkan zat-zat pengotor seperti senyawa-senyawa Mg, Ca dan kandungan zat pereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pencucian terhadap kandungan zat pengotor higroskopis (Ca dan Mg) dan kandungan zat pereduksi pada garam. Selanjutnya akan diamati sifat-sifat penyerapan air, keasaman (pH) dan kandungan KIO3 sebagai fungsi waktu untuk mengamati efek dari proses pencucian ini terhadap stabilitas KIO3 pada garam. Dari hasil percobaan menunjukkan komposisi Mg dan zat pereduksi yang terendah masing-masing 0,016 % wt dan 2,65 ppm dicapai pada proses pencucian dengan garam halus dengan menggunakan brine 27 % wt. Hasil analisis kandungan air menunjukkan kenaikan kandungan Ca dan Mg menyebabkan kenaikan kemampuan penyerapan air pada garam. Sedangkan untuk pH tidak menunjukkan hubungan yang jelas.

http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=308
Effect of Salt Washing Process on Content and Iodium Stability of Salt. Salt washing process should increase the salt quality. It should clean the salt from sludge or clay and also reduce the impurity compound such as Mg, Ca and the reductor content. The objective of these reseach is to assess the effect of washing process on the content og hygroscopic impurities compound (Ca and Mg), and reductor content of salt. The research also investigate the water absorbing, pH, KIO3 content as function of time to obtain effect of washing process on KIO3 stability in salt. The experiment result shows that the lowest content of Mg and reductor compound 0.016 % wt and 2.65 ppm respectively which is reached at the fi ne salt washing process using 27 % wt brine. The analysis of water content indicates an increase the Ca and Mg content, causing an water absorbtion in salt , However the effect on pH the is not clear.

Abstrak

Proses pencucian garam yang baik pada dasarnya mampu meningkatkan kualitas garam, bukan hanya sekedar membersihkan garam dari kotoran lumpur atau tanah , tetapi juga mampu menghilangkan zat-zat pengotor seperti senyawa-senyawa Mg, Ca dan kandungan zat pereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pencucian terhadap kandungan zat pengotor higroskopis (Ca dan Mg) dan kandungan zat pereduksi pada garam. Selanjutnya akan diamati sifat-sifat penyerapan air, keasaman (pH) dan kandungan KIO3 sebagai fungsi waktu untuk mengamati efek dari proses pencucian ini terhadap stabilitas KIO3 pada garam. Dari hasil percobaan menunjukkan komposisi Mg dan zat pereduksi yang terendah masing-masing 0,016 % wt dan 2,65 ppm dicapai pada proses pencucian dengan garam halus dengan menggunakan brine 27 % wt. Hasil analisis kandungan air menunjukkan kenaikan kandungan Ca dan Mg menyebabkan kenaikan kemampuan penyerapan air pada garam. Sedangkan untuk pH tidak menunjukkan hubungan yang jelas.

http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=308

0 Makalah Kesehatan : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI JAWA TENGAH: IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN DAN LAYANAN KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI

Indonesian youth nowadays have been experiencing an increasing vulnerability to various kind of health hazards specially related to reproductive and sexual health, including the growing threat of HIV/AIDS. This paper reports on findings from a study undertaken during the year 2003-2004 among urban youth in Central Java. The study seeks to identify factors influencing youth sexual behavior and their need for services, in order to derive practical policy for enhancing youth sexual and reproductive health services. The study involved a total of 2000 samples derived from a youth population, aged 18-24 years old. A group of 1000 samples was randomly selected from a working youth population through factory employers, whereas the other 1000 samples were from middle class youth among university students. Social learning theory was applied as a base of the conceptual framework of the study with quantitative surveys and qualitative methods The findings showed that the overall pattern of sexual and reproductive youth health risk were relatively low in comparison to that in many other countries, which was partly related to distinctive and positive characteristics of the culture of the community in Central Java. The findings also showed that self efficacy was the strongest influencing factor on youth sexual behavior. Future policies and program development should be addressed to the ways in maintaining young people�s positive norms and values in line with the existing culture and religion by enhancing their self efficacy through school-based sexual and reproductive health education and services. Advocacy should also be used continuously to address environmental constraints that impede the adoption of healthy reproductive health behavior.

Abstrak

Remaja Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan kerentanan terhadap berbagai ancaman risiko kesehatan terutama yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi termasuk peningkatan ancaman dari HIV/AIDS. Artikel ini membahas temuan penelitian yang dilakukan pada kurun waktu 2003-2004 terhadap remaja perkotaan di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berpengaruh terhadap perilaku seksual remaja dan kebutuhan akan layanannya, dalam rangka memberikan arahan kebijakan untuk meningkatkan layanan kesehatan seksual dan reproduksi remaja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan belah lintang, melibatkan 2000 sampel remaja perkotaan usia 18-24 tahun yang berasal dari dua latar belakang sosial demografi yang berbeda di Propinsi Jawa Tengah. Masing-masing 1000 sampel diambil secara acak dari populasi kaum remaja yang bekerja dengan pendapatan rendah di pabrik, dan populasi kaum remaja kelas menengah dari para mahasiswa di perguruan tinggi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode survei (wawancara dan angket/self administered). Teori Social Learning digunakan sebagai kerangka kerja analisis penelitian ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pola risiko terhadap kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja relatif rendah dibandingkan dengan negara lain. Hal ini diantaranya berhubungan dengan adanya karakter budaya di Jawa Tengah yang positif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor percaya diri merupakan faktor pengaruh yang paling kuat terhadap perilaku seksual remaja. Pengembangan kebijakan dan program yang mendatang seyogyanya ditujukan untuk mempertahankan nilai dan norma yang positif dari remaja, dengan meningkatkan rasa percaya diri mereka melalui layanan dan pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi yang berbasis pada sekolah.

http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=65
Indonesian youth nowadays have been experiencing an increasing vulnerability to various kind of health hazards specially related to reproductive and sexual health, including the growing threat of HIV/AIDS. This paper reports on findings from a study undertaken during the year 2003-2004 among urban youth in Central Java. The study seeks to identify factors influencing youth sexual behavior and their need for services, in order to derive practical policy for enhancing youth sexual and reproductive health services. The study involved a total of 2000 samples derived from a youth population, aged 18-24 years old. A group of 1000 samples was randomly selected from a working youth population through factory employers, whereas the other 1000 samples were from middle class youth among university students. Social learning theory was applied as a base of the conceptual framework of the study with quantitative surveys and qualitative methods The findings showed that the overall pattern of sexual and reproductive youth health risk were relatively low in comparison to that in many other countries, which was partly related to distinctive and positive characteristics of the culture of the community in Central Java. The findings also showed that self efficacy was the strongest influencing factor on youth sexual behavior. Future policies and program development should be addressed to the ways in maintaining young people�s positive norms and values in line with the existing culture and religion by enhancing their self efficacy through school-based sexual and reproductive health education and services. Advocacy should also be used continuously to address environmental constraints that impede the adoption of healthy reproductive health behavior.

Abstrak

Remaja Indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan kerentanan terhadap berbagai ancaman risiko kesehatan terutama yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi termasuk peningkatan ancaman dari HIV/AIDS. Artikel ini membahas temuan penelitian yang dilakukan pada kurun waktu 2003-2004 terhadap remaja perkotaan di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berpengaruh terhadap perilaku seksual remaja dan kebutuhan akan layanannya, dalam rangka memberikan arahan kebijakan untuk meningkatkan layanan kesehatan seksual dan reproduksi remaja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan belah lintang, melibatkan 2000 sampel remaja perkotaan usia 18-24 tahun yang berasal dari dua latar belakang sosial demografi yang berbeda di Propinsi Jawa Tengah. Masing-masing 1000 sampel diambil secara acak dari populasi kaum remaja yang bekerja dengan pendapatan rendah di pabrik, dan populasi kaum remaja kelas menengah dari para mahasiswa di perguruan tinggi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode survei (wawancara dan angket/self administered). Teori Social Learning digunakan sebagai kerangka kerja analisis penelitian ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pola risiko terhadap kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja relatif rendah dibandingkan dengan negara lain. Hal ini diantaranya berhubungan dengan adanya karakter budaya di Jawa Tengah yang positif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor percaya diri merupakan faktor pengaruh yang paling kuat terhadap perilaku seksual remaja. Pengembangan kebijakan dan program yang mendatang seyogyanya ditujukan untuk mempertahankan nilai dan norma yang positif dari remaja, dengan meningkatkan rasa percaya diri mereka melalui layanan dan pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi yang berbasis pada sekolah.

http://journal.ui.ac.id/?hal=download&q=65

Tuesday, May 5, 2009

0 Makalah Sains : EFEK ESTROGENIK EKSTRAK ETANOL 70% KUNYIT (Curcuma domestica VAL.) TERHADAP MENCIT (Mus musculus L.) BETINA YANG DIOVARIEKTOMI

The influence of extract turmeric (Curcuma domestica Val.) on endometrium thickness, vaginal epithelium, mammary gland, and protein of estrogen receptor of ovariectomized mice was examined. Twenty five ovariectomized mice which were divided into five groups, were treated by ethynilestradiol (8,4 x 10-3 g), aquades (10 ml), and turmeric extract at doses 230 mg/kg b.w.; 310 mg/kg b.w.; and 390 mg/kg b.w. for eight days. At the end of experiments the mice were killed, then the uterus, vagina, and mammae were removed and the wet weight of uterus was recorded. Uterus, vagina, and mammae were examined histologically. Estrogen receptor protein from uterus were analized by using SDS-PAGE. One way anava test showed that turmeric extract at doses 310 mg/kg b.w. and 390 mg/kg b.w give estrogenic effect on vaginal ephitelium, endometrium thickness, and diametre of mammary glands. SDS-PAGE analysis showed there were differences in protein concentration between control and treatment groups which were seen in the thickness of the bands. Estrogen receptor band could be detected in sampel of treatment groups at molecular weight 45 kDa.

Abstrak

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap ketebalan endometrium, epitel vagina, kelenjar mammae, dan protein reseptor estrogen (RE) pada mencit-mencit yang telah diovariektomi. Dua puluh lima mencit yang telah diovariektomi yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok diberi perlakuan dengan etinilestradiol (8,4 x 10-3 g), akuades (10 ml), dan ekstrak rimpang kunyit dosis 230 mg/kg bb; 310 mg/kg bb; dan 390 mg/kg bb selama delapan hari. Mencit dibunuh pada akhir percobaan, kemudian uterus, vagina, dan mamae diambil, lalu berat basah uterus dicatat. Uterus, vagina, dan mammae diperiksa preparat histologisnya. Keberadaan protein reseptor estrogen (RE) pada uterus dianalisis menggunakan SDS-PAGE. Hasil uji anava 1-faktor menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit dosis 310 mg/kg bb dan 390 mg/kg bb memberikan efek estrogenik pada epitel vagina, ketebalan endometrium, dan diameter kelenjar mammae. Analisis SDS-PAGE menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi protein antara kontrol dan kelompok perlakuan yang terlihat dari ketebalan pita-pita protein. Pita reseptor estrogen dapat dideteksi pada sampel kelompok perlakuan dengan berat molekul 45 kDa.

Download
The influence of extract turmeric (Curcuma domestica Val.) on endometrium thickness, vaginal epithelium, mammary gland, and protein of estrogen receptor of ovariectomized mice was examined. Twenty five ovariectomized mice which were divided into five groups, were treated by ethynilestradiol (8,4 x 10-3 g), aquades (10 ml), and turmeric extract at doses 230 mg/kg b.w.; 310 mg/kg b.w.; and 390 mg/kg b.w. for eight days. At the end of experiments the mice were killed, then the uterus, vagina, and mammae were removed and the wet weight of uterus was recorded. Uterus, vagina, and mammae were examined histologically. Estrogen receptor protein from uterus were analized by using SDS-PAGE. One way anava test showed that turmeric extract at doses 310 mg/kg b.w. and 390 mg/kg b.w give estrogenic effect on vaginal ephitelium, endometrium thickness, and diametre of mammary glands. SDS-PAGE analysis showed there were differences in protein concentration between control and treatment groups which were seen in the thickness of the bands. Estrogen receptor band could be detected in sampel of treatment groups at molecular weight 45 kDa.

Abstrak

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap ketebalan endometrium, epitel vagina, kelenjar mammae, dan protein reseptor estrogen (RE) pada mencit-mencit yang telah diovariektomi. Dua puluh lima mencit yang telah diovariektomi yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok diberi perlakuan dengan etinilestradiol (8,4 x 10-3 g), akuades (10 ml), dan ekstrak rimpang kunyit dosis 230 mg/kg bb; 310 mg/kg bb; dan 390 mg/kg bb selama delapan hari. Mencit dibunuh pada akhir percobaan, kemudian uterus, vagina, dan mamae diambil, lalu berat basah uterus dicatat. Uterus, vagina, dan mammae diperiksa preparat histologisnya. Keberadaan protein reseptor estrogen (RE) pada uterus dianalisis menggunakan SDS-PAGE. Hasil uji anava 1-faktor menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit dosis 310 mg/kg bb dan 390 mg/kg bb memberikan efek estrogenik pada epitel vagina, ketebalan endometrium, dan diameter kelenjar mammae. Analisis SDS-PAGE menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi protein antara kontrol dan kelompok perlakuan yang terlihat dari ketebalan pita-pita protein. Pita reseptor estrogen dapat dideteksi pada sampel kelompok perlakuan dengan berat molekul 45 kDa.

Download

Monday, May 4, 2009

0 Makalah Teknologi : ISOLASI METIL LAURAT DARI MINYAK KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU SURFAKTAN FATTY ALCOHOL SULFATE (FAS)

Isolation of Methyl Laurate from Coconut Oil as Raw Material for Fatty Alcohol Sulfate. Methyl laurate is a raw or base material for many industries, including surfactant industries. In this research, coconut oil (VCO) is transesterified with methanol to produce methyl ester, using NaOH as the catalyst. Methyl laurate is then separated by method based on the difference in melting point. This research focuses at determining the effects of some variables in transesterification on the concentration of produced methyl laurate. The variables are temperature (40 oC, 50 oC, 60 oC, 80 oC), time of transesterification reaction (0,5 hour, 1 hour, 1,5 hours, 2 hours, 3 hours), and the percent weight of the catalyst NaOH (0,5 %, 1 %, 1,5 %, 2 %, 3 %). Research showed the concentration of methyl laurate increased, following the increased temperature, time, and percent weight of catalysts. Optimal conditions were acquired at reaction temperature of 60oC, reaction time of 2 hours, and percent weight of the catalyst NaOH of 2 %. Laurate acid conversion to methyl laurate that yielded from optimal conditions, after the separation based on melting point, was 55,61 %.

Abstrak

Metil laurat merupakan bahan baku atau bahan dasar bagi banyak industri, termasuk industri surfaktan, yang dapat diisolasi dari minyak kelapa. Pada penelitian ini minyak kelapa (VCO) awalnya ditransesterifikasi dengan metanol untuk menghasilkan metil ester dengan menggunakan NaOH sebagai katalis. Metil laurat dipisahkan dari metil ester dengan menggunakan metode pemisahan berdasarkan perbedaan titik leleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beberapa variabel dalam transesterifikasi terhadap konsentrasi metil laurat yang dihasilkan. Variabel-variabel yang diamati yaitu suhu (40 oC, 50 oC, 60 oC, 80 oC), waktu reaksi transesterifikasi (0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 3 jam), dan persen berat katalis NaOH (0,5 %, 1 %, 1,5 %, 2 %, 3 %). Pada penelitian ini, konsentrasi metil laurat secara umum meningkat seiring kenaikan suhu, waktu, dan persen berat katalis. Kondisi optimum diperoleh pada suhu reaksi 60oC, waktu reaksi 2 jam, dan konsentrasi NaOH 2 % berat. Konversi asam laurat menjadi metil laurat yang diperoleh dari kondisi optimum setelah dilakukan pemisahan berdasarkan titik leleh adalah 55,61%.

Download
Isolation of Methyl Laurate from Coconut Oil as Raw Material for Fatty Alcohol Sulfate. Methyl laurate is a raw or base material for many industries, including surfactant industries. In this research, coconut oil (VCO) is transesterified with methanol to produce methyl ester, using NaOH as the catalyst. Methyl laurate is then separated by method based on the difference in melting point. This research focuses at determining the effects of some variables in transesterification on the concentration of produced methyl laurate. The variables are temperature (40 oC, 50 oC, 60 oC, 80 oC), time of transesterification reaction (0,5 hour, 1 hour, 1,5 hours, 2 hours, 3 hours), and the percent weight of the catalyst NaOH (0,5 %, 1 %, 1,5 %, 2 %, 3 %). Research showed the concentration of methyl laurate increased, following the increased temperature, time, and percent weight of catalysts. Optimal conditions were acquired at reaction temperature of 60oC, reaction time of 2 hours, and percent weight of the catalyst NaOH of 2 %. Laurate acid conversion to methyl laurate that yielded from optimal conditions, after the separation based on melting point, was 55,61 %.

Abstrak

Metil laurat merupakan bahan baku atau bahan dasar bagi banyak industri, termasuk industri surfaktan, yang dapat diisolasi dari minyak kelapa. Pada penelitian ini minyak kelapa (VCO) awalnya ditransesterifikasi dengan metanol untuk menghasilkan metil ester dengan menggunakan NaOH sebagai katalis. Metil laurat dipisahkan dari metil ester dengan menggunakan metode pemisahan berdasarkan perbedaan titik leleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beberapa variabel dalam transesterifikasi terhadap konsentrasi metil laurat yang dihasilkan. Variabel-variabel yang diamati yaitu suhu (40 oC, 50 oC, 60 oC, 80 oC), waktu reaksi transesterifikasi (0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 3 jam), dan persen berat katalis NaOH (0,5 %, 1 %, 1,5 %, 2 %, 3 %). Pada penelitian ini, konsentrasi metil laurat secara umum meningkat seiring kenaikan suhu, waktu, dan persen berat katalis. Kondisi optimum diperoleh pada suhu reaksi 60oC, waktu reaksi 2 jam, dan konsentrasi NaOH 2 % berat. Konversi asam laurat menjadi metil laurat yang diperoleh dari kondisi optimum setelah dilakukan pemisahan berdasarkan titik leleh adalah 55,61%.

Download

0 Makalah Kesehatan : PENGARUH MUSIK TERHADAP PENURUNAN KADAR MINERAL PERMUKAAN EMAIL PADA KONDISI DEFISIENSI PROTEIN

Effect of Music on the Decreased Enamel-Surface Mineral Content of Rat Teeth with Protein Deficiency. Protein deficiency could lead to enamel hypoplasia and decreased level of Growth Hormone (GH). Cell proliferation and synthesis of enamel-matrix which affect the mineralization process of the tissue, are stimulated by GH. Music was reported to be able to increase GH. Objective: Analyzing the effect of music exposure since prenatal on the decreased Calcium (Ca) and Phosphor (P) content of the enamel-surface of rat-pups in protein-deficiency condition. Experiment: Thirty-two rats on the first day of gestation period were divided into groups with and without music. Music were given twice daily, lullabies every early morning, and classic, baroc, and romantic music every evening. At 2-days-old the rat-pups were further divided into groups with normal diet contained 19.5% protein, and groups with protein deficiency diet contained 7.5% protein. At 2- and 5-weeks-old, 6 rat pups from each group were randomly terminated, the mandibles were dissected out, cut into hemi-mandibles, cleaned, and dried. The percentage of Ca and P content of the lower-incisor enamel-surface was analyzed using Energy Dispersive X-ray (EDX), data were analyzed using One Way ANOVA with α 0.05. Results: At 2-weeks-old, the Ca (8.6%) and P (10.6%) contents of enamel-surface of pups with normal-diet and music were higher than the Ca (3.9%) and P(7.9%) contents of enamel-surface of pups with protein-deficiency with no music (P<0.029). Among 5-weeks-old pups with protein-deficiency, the P content (6.1%) of enamel-surface of pups with music were higher than P content (2.8%) of enamel-surface of pups with no music (P<0.034). Conclusion: Music has a potency to minimize the decreased Ca and P enamel content on the protein deficiency condition.

Abstrak

Proliferasi ameloblas dan sintesis matriks protein yang distimulasi oleh hormon pertumbuhan (GH) mempengaruhi proses mineralisasi email. Protein defisiensi mengakibatkan hipoplasia email dan penurunan kadar GH. Pada manusia, paparan musik dapat meningkatkan kadar GH. Tujuan: Menganalisis efek paparan musik sejak pranatal terhadap penurunan kadar kalsium (Ca) dan fosfor (P) permukaan gigi tikus dengan defisiensi protein. Eksperimen: Tiga-puluh-dua ekor tikus Wistar dibedakan menjadi kelompok dengan dan tanpa paparan musik. Paparan musik diberikan sejak masa-gestasi hari pertama sampai anak tikus diterminasi, diberikan setiap pagi (musik pengantar tidur) dan sore hari (musik klasik, barok, romantik). Sejak usia 2 hari secara acak sederhana anak tikus dibedakan menjadi kelompok dengan nutrisi normal mengandung protein 19.5% dan dengan asupan protein 7.5%. Mandibula 6 anak tikus dari masing-masing kelompok perlakuan yang diterminasi pada usia 2 dan 5 minggu dikeluarkan, dibelah menjadi setengah mandibula, dibersihkan, dikeringkan, dan digunakan untuk pengukuran persentase kadar Ca dan P permukaan email insisif bawah menggunakan metode Energy Dispersive X-ray (EDX). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dengan α 0.05. Hasil: Pada usia 2 minggu, kadar Ca (8.6%) dan P (10.6%) permukaan email tikus dengan nutrisi normal dan paparan musik lebih tinggi dari Ca (3.9%) dan P (7.9%) email tikus dengan defisiensi protein tanpa musik (P<0.029). Pada tikus 5 minggu dengan defisiensi protein, kadar P (6.1%) email tikus dengan paparan musik, lebih tinggi dari kadar P email (2.8%) tikus tanpa musik (P<0.034). Kesimpulan: Musik memiliki potensi untuk meminimalkan penurunan kadar Ca dan P permukaan email pada kondisi defisiensi protein

Download
Effect of Music on the Decreased Enamel-Surface Mineral Content of Rat Teeth with Protein Deficiency. Protein deficiency could lead to enamel hypoplasia and decreased level of Growth Hormone (GH). Cell proliferation and synthesis of enamel-matrix which affect the mineralization process of the tissue, are stimulated by GH. Music was reported to be able to increase GH. Objective: Analyzing the effect of music exposure since prenatal on the decreased Calcium (Ca) and Phosphor (P) content of the enamel-surface of rat-pups in protein-deficiency condition. Experiment: Thirty-two rats on the first day of gestation period were divided into groups with and without music. Music were given twice daily, lullabies every early morning, and classic, baroc, and romantic music every evening. At 2-days-old the rat-pups were further divided into groups with normal diet contained 19.5% protein, and groups with protein deficiency diet contained 7.5% protein. At 2- and 5-weeks-old, 6 rat pups from each group were randomly terminated, the mandibles were dissected out, cut into hemi-mandibles, cleaned, and dried. The percentage of Ca and P content of the lower-incisor enamel-surface was analyzed using Energy Dispersive X-ray (EDX), data were analyzed using One Way ANOVA with α 0.05. Results: At 2-weeks-old, the Ca (8.6%) and P (10.6%) contents of enamel-surface of pups with normal-diet and music were higher than the Ca (3.9%) and P(7.9%) contents of enamel-surface of pups with protein-deficiency with no music (P<0.029). Among 5-weeks-old pups with protein-deficiency, the P content (6.1%) of enamel-surface of pups with music were higher than P content (2.8%) of enamel-surface of pups with no music (P<0.034). Conclusion: Music has a potency to minimize the decreased Ca and P enamel content on the protein deficiency condition.

Abstrak

Proliferasi ameloblas dan sintesis matriks protein yang distimulasi oleh hormon pertumbuhan (GH) mempengaruhi proses mineralisasi email. Protein defisiensi mengakibatkan hipoplasia email dan penurunan kadar GH. Pada manusia, paparan musik dapat meningkatkan kadar GH. Tujuan: Menganalisis efek paparan musik sejak pranatal terhadap penurunan kadar kalsium (Ca) dan fosfor (P) permukaan gigi tikus dengan defisiensi protein. Eksperimen: Tiga-puluh-dua ekor tikus Wistar dibedakan menjadi kelompok dengan dan tanpa paparan musik. Paparan musik diberikan sejak masa-gestasi hari pertama sampai anak tikus diterminasi, diberikan setiap pagi (musik pengantar tidur) dan sore hari (musik klasik, barok, romantik). Sejak usia 2 hari secara acak sederhana anak tikus dibedakan menjadi kelompok dengan nutrisi normal mengandung protein 19.5% dan dengan asupan protein 7.5%. Mandibula 6 anak tikus dari masing-masing kelompok perlakuan yang diterminasi pada usia 2 dan 5 minggu dikeluarkan, dibelah menjadi setengah mandibula, dibersihkan, dikeringkan, dan digunakan untuk pengukuran persentase kadar Ca dan P permukaan email insisif bawah menggunakan metode Energy Dispersive X-ray (EDX). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dengan α 0.05. Hasil: Pada usia 2 minggu, kadar Ca (8.6%) dan P (10.6%) permukaan email tikus dengan nutrisi normal dan paparan musik lebih tinggi dari Ca (3.9%) dan P (7.9%) email tikus dengan defisiensi protein tanpa musik (P<0.029). Pada tikus 5 minggu dengan defisiensi protein, kadar P (6.1%) email tikus dengan paparan musik, lebih tinggi dari kadar P email (2.8%) tikus tanpa musik (P<0.034). Kesimpulan: Musik memiliki potensi untuk meminimalkan penurunan kadar Ca dan P permukaan email pada kondisi defisiensi protein

Download

Friday, April 24, 2009

0 Makalah Teknologi: PENGEMBANGAN ANTENA MIKROSTRIP SUSUN DUA ELEMEN DENGAN PENERAPAN DEFECTED GROUND STRUCTURE BERBENTUK TRAPESIUM

Dari hasil pengukuran antena dengan DGS dibandingkan dengan antena tanpa DGS diperoleh penekanan efek mutual coupling sebesar 7,9 dB, perbaikan nilai return loss sebesar 33,29% yaitu dari -30,188 dB menjadi -40,24 dB dengan pelebaran axial ratio bandwidth sebesar 10 MHz. Pelebaran bandwidth ini diperoleh dari frekuensi kerja 2,63 GHz – 2,67 GHz pada antena tanpa DGS sedangkan pada antena dengan DGS dari 2,63 GHz – 2,68 GHz. Pengukuran gain antena juga dilakukan dan diperoleh peningkatan gain sebesar 0,6 dB. Hasil ini menunjukkan penerapan DGS bentuk trapesium ini mampu meningkatkan kinerja antena dibandingkan tanpa DGS.

Download
Dari hasil pengukuran antena dengan DGS dibandingkan dengan antena tanpa DGS diperoleh penekanan efek mutual coupling sebesar 7,9 dB, perbaikan nilai return loss sebesar 33,29% yaitu dari -30,188 dB menjadi -40,24 dB dengan pelebaran axial ratio bandwidth sebesar 10 MHz. Pelebaran bandwidth ini diperoleh dari frekuensi kerja 2,63 GHz – 2,67 GHz pada antena tanpa DGS sedangkan pada antena dengan DGS dari 2,63 GHz – 2,68 GHz. Pengukuran gain antena juga dilakukan dan diperoleh peningkatan gain sebesar 0,6 dB. Hasil ini menunjukkan penerapan DGS bentuk trapesium ini mampu meningkatkan kinerja antena dibandingkan tanpa DGS.

Download

0 Makalah Kesehatan: FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN LUAR BIASA CHIKUNGUNYA DI KELURAHAN CINERE, KECAMATAN LIMO, KOTA DEPOK 2006

The impact of sosiodemographic and environmental factor on chikungunya outbreaks at Cinere, Limo Sub District, Depok City in 2006. On october 2005, in Depok occured chikungunya outbreaks that attack 200 citizen at Cinere, Limo Sub District, Depok City. This study purpose is to know the impact of sosidemographic and enviromental factor on chikungunya outbreaks at Cinere, Limo Sub District, Depok City. Research design is case control study. The number of case group and control group is 118 patient. Factor studied are education, knowlwdge, house density, age, occupation, sex, mobility, anti-mosquito chemical, existance of mosquito-larva, container, and wire netting. The result of the study suggest that there are three variabels that involved in chikungunya outbreaks, namely education (OR=1,9: 1,12-3,23), age (OR= 2,1: 1,22-3,46), and house density (OR=2,2: 1,25-3,80). Multivariat analysis showed that the most dominant factors are house density, and followed by education. Probability of chikungunya outbreaks is 2,1 for low house density and low education.

keywords: chikungunya, outbreaks, sosiodemoghraphic, environment, multivariat analysis

Abstrak
Pada Oktober 2006, di Kota Depok terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) chikungunya yang menyerang 200 warga di Kelurahan Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosiodemografi dan lingkungan serta faktor dominan yang mempengaruhi KLB chikungunya di Kelurahan Cinere Kecamatan Limo Kota Depok. Desain studi yang digunakan adalah kasus kontrol dengan jumlah kasus dan kontrol masing-masing sebanyak 118 kasus. Faktor yang diteliti adalah pendidikan, pengetahuan, kepadatan hunian, umur, pekerjaan, jenis kelamin, mobilitas, perilaku penggunaan obat anti nyamuk, keberadaan jentik nyamuk, ketersediaan Tempat Penampungan Air, dan ketersediaan kasa nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan empat variabel berhubungan dengan KLB chikungunya, yaitu pendidikan (OR=1,9: 1,12-3,23), umur (OR= 2,1: 1,22-3,46), dan kepadatan hunian (OR=2,2: 1,25-3,80). Dari hasil analisis multivariat didapatkan faktor yang paling dominan adalah kepadatan hunian dan diikuti oleh pendidikan. Probabilitas KLB chikungunya sebesar 2,1 kali pada subyek yang huniannya tidak padat dan berpendidikan rendah.

Download
The impact of sosiodemographic and environmental factor on chikungunya outbreaks at Cinere, Limo Sub District, Depok City in 2006. On october 2005, in Depok occured chikungunya outbreaks that attack 200 citizen at Cinere, Limo Sub District, Depok City. This study purpose is to know the impact of sosidemographic and enviromental factor on chikungunya outbreaks at Cinere, Limo Sub District, Depok City. Research design is case control study. The number of case group and control group is 118 patient. Factor studied are education, knowlwdge, house density, age, occupation, sex, mobility, anti-mosquito chemical, existance of mosquito-larva, container, and wire netting. The result of the study suggest that there are three variabels that involved in chikungunya outbreaks, namely education (OR=1,9: 1,12-3,23), age (OR= 2,1: 1,22-3,46), and house density (OR=2,2: 1,25-3,80). Multivariat analysis showed that the most dominant factors are house density, and followed by education. Probability of chikungunya outbreaks is 2,1 for low house density and low education.

keywords: chikungunya, outbreaks, sosiodemoghraphic, environment, multivariat analysis

Abstrak
Pada Oktober 2006, di Kota Depok terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) chikungunya yang menyerang 200 warga di Kelurahan Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosiodemografi dan lingkungan serta faktor dominan yang mempengaruhi KLB chikungunya di Kelurahan Cinere Kecamatan Limo Kota Depok. Desain studi yang digunakan adalah kasus kontrol dengan jumlah kasus dan kontrol masing-masing sebanyak 118 kasus. Faktor yang diteliti adalah pendidikan, pengetahuan, kepadatan hunian, umur, pekerjaan, jenis kelamin, mobilitas, perilaku penggunaan obat anti nyamuk, keberadaan jentik nyamuk, ketersediaan Tempat Penampungan Air, dan ketersediaan kasa nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan empat variabel berhubungan dengan KLB chikungunya, yaitu pendidikan (OR=1,9: 1,12-3,23), umur (OR= 2,1: 1,22-3,46), dan kepadatan hunian (OR=2,2: 1,25-3,80). Dari hasil analisis multivariat didapatkan faktor yang paling dominan adalah kepadatan hunian dan diikuti oleh pendidikan. Probabilitas KLB chikungunya sebesar 2,1 kali pada subyek yang huniannya tidak padat dan berpendidikan rendah.

Download

0 HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN BAYAR DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG DI PUSKESMAS WISMA JAYA KOTA BEKASI TAHUN 2007

Abstract
Association Between Out of Pocket Patient's Satisfaction and Repurchase Intention at Wisma Jaya's Community Health Centre, Municipality of Bekasi, 2007. Number of out of pocket patient tends to decrease during 2005 - 2006. Patient satisfaction affects to patient’s repurchase intention of health services. This research aim is to identify the association between out of pocket patient’s satisfaction and their intention to repeated visit to Puskesmas Wisma Jaya Bekasi in 2007. Research design used cross sectional approach. Data were collected from 219 respondents. Statistical multiple logistic regression analysis was used to analysis the data. The result shows proportion of respondent who wanted to re-utilize Puskesmas Wisma Jaya is 93.2 %. This study found out of pocket patient who satisfied will have 7.5 times to repeated visit Puskesmas Wisma Jaya than out of pocket patient who don’t satisfied after education, age and expenses are controlled. Health District Office of Bekasi City should use service coverage and patient satisfaction as indicators to asses the efficacy performance of puskesmas.

Abstrak
Jumlah kunjungan pasien bayar ke Puskesmas Wisma Jaya cenderung mengalami penurunan selama periode tahun 2005 - 2006. Kepuasan pasien bayar atas mutu pelayanan kesehatan mempengaruhi minat mereka melakukan kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan kepuasan pasien bayar dengan minat kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya Kota Bekasi Tahun 2007. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan terhadap 219 pasien bayar yang berkunjung ke Puskesmas Wisma Jaya Kota Bekasi pada tahun 2007 dengan tehnik consequtive sampling quota. Analisis statistik menggunakan analisis multivariat regresi logistik ganda. Proporsi responden yang berminat melakukan kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya sebesar 93,2%. Pasien bayar yang puas akan mempunyai peluang 7.5 kali untuk berminat melakukan kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya daripada pasien bayar yang tidak puas, setelah mengendalikan variabel pendidikan, umur dan pengeluaran. Perlunya Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengunakan indikator berupa cakupan pelayanan dan kepuasan pasien untuk menilai keberhasilan kinerja puskesmas melalui fungsi puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan strata pertama.

Download
Abstract
Association Between Out of Pocket Patient's Satisfaction and Repurchase Intention at Wisma Jaya's Community Health Centre, Municipality of Bekasi, 2007. Number of out of pocket patient tends to decrease during 2005 - 2006. Patient satisfaction affects to patient’s repurchase intention of health services. This research aim is to identify the association between out of pocket patient’s satisfaction and their intention to repeated visit to Puskesmas Wisma Jaya Bekasi in 2007. Research design used cross sectional approach. Data were collected from 219 respondents. Statistical multiple logistic regression analysis was used to analysis the data. The result shows proportion of respondent who wanted to re-utilize Puskesmas Wisma Jaya is 93.2 %. This study found out of pocket patient who satisfied will have 7.5 times to repeated visit Puskesmas Wisma Jaya than out of pocket patient who don’t satisfied after education, age and expenses are controlled. Health District Office of Bekasi City should use service coverage and patient satisfaction as indicators to asses the efficacy performance of puskesmas.

Abstrak
Jumlah kunjungan pasien bayar ke Puskesmas Wisma Jaya cenderung mengalami penurunan selama periode tahun 2005 - 2006. Kepuasan pasien bayar atas mutu pelayanan kesehatan mempengaruhi minat mereka melakukan kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan kepuasan pasien bayar dengan minat kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya Kota Bekasi Tahun 2007. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan terhadap 219 pasien bayar yang berkunjung ke Puskesmas Wisma Jaya Kota Bekasi pada tahun 2007 dengan tehnik consequtive sampling quota. Analisis statistik menggunakan analisis multivariat regresi logistik ganda. Proporsi responden yang berminat melakukan kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya sebesar 93,2%. Pasien bayar yang puas akan mempunyai peluang 7.5 kali untuk berminat melakukan kunjungan ulang ke Puskesmas Wisma Jaya daripada pasien bayar yang tidak puas, setelah mengendalikan variabel pendidikan, umur dan pengeluaran. Perlunya Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengunakan indikator berupa cakupan pelayanan dan kepuasan pasien untuk menilai keberhasilan kinerja puskesmas melalui fungsi puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan strata pertama.

Download

Tuesday, April 21, 2009

0 USB ke Nokia Charger Aman


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 

0 USB ke Nokia Charger Aman


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 

0 USB ke Nokia Charger Aman


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 


USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...

 

Thursday, April 2, 2009

0 BS-05 – Dual Master Cylinder (New Type)

Mobil lama biasanya menggunakan master cylinder dengan piston tunggal (single piston) dan tank minyak rem tunggal (single reservoir). Sebenarnya hal ini sangat berbahaya. Jika sebuah kebocoran fluida terjadi, yang biasanya disebabkan oleh pipa retak/pecah, selang pecah, dan seal rusak, maka kehilangan gaya pengereman akan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan kita melaju, tentu dengan keadaan ini sudah kita tebak, kita pasti mengalami kecelakaan, entah nabrak mobil lain atau seekor kambing yang lagi nyebrang. Oleh sebab itu, sekarang mobil modern menggunakan sebuah dual master cylinder untuk meningkatkan keamanan saat di jalan (lihat gambar 9).

Gambar 9. Pada saat ini, pada umumnya mobil menggunakan tipe Dual master cylinder. Hal ini karena dual master cylinder dapat mengantisipasi kebocoran fluida yang mungkin terjadi pada saat pengereman.

Dual master cylinder, atau yang disebut tandem master cylinder, memliki dua piston hidrolik secara terpisah dan dua reservoir minyak rem (lihat gambar 10. Satu piston mengoperasikan dua wheel cylinder secara normal. Sedangkan piston lainnya juga mengoperasikan dua wheel cylinder lainnya. Oleh sebab itu, jika terjadi kebocoran pada salah satu jalur, maka jalur lain masih dapat berfungsi sehingga pengereman tetap dapat dilangsungkan.

Gambar 10. Bagian-bagian utama dual master cylinder.

Dalam dual master cylinder, rakitan piston bagian belakang (rear piston assembly) disebut piston utama (primary piston), dan rakitan piston depan disebut piston pendukung (secondary piston).

Cara Kerja Dual Master Cylinder

Aksi pistons, cups, dan ports dalam dual master cylinder adalah sama pada sebuah unit dengan tipe single piston (lihat gambar 11). Ketika kedua system dalam keadaan baik (tidak ada kebocoran), maka kedua piston tersebut memproduksi dan menyuplai tekanan ke semua roda pada masing-masing wheel cylinder-nya.

Jika ada tekanan yang hilang dalam bagian utama (primary) dari system pengereman (pada bagian belakang dari master cylinder), piston utama akan meluncur ke depan dan menekan piston pendukung (secondary piston) (lihat gambar 11B). Hal ini akan mendorong psiton pendukung ke depan secara mekanikal, yang kemudian membangkitkan tekanan dalam dua rakitan rem roda (wheel brake assembly).

Ketika sebuah jalur pengereman, wheel cylinder, dan komponen lainnya mengalami kebocoran dalam sirkuit pendukung (secondary circuit), piston pendukung akan meluncur semuanya ke depan dalam cylinder (lihat gambar 11C). Kemudian bagian belakang, piston utama menyediakan tekanan hidrolik untuk dua rakitan rem lainya.

Kegagalan pada kedua system secara bersamaan sangat tidak mungkin terjadi selama pengereman. Hal ini setidaknya dapat meningkatkan standar keamanan berkendaran.

Gambar 11. Pengoperasian dual master cylinder. A - Tidak ada masalah dalam system pengereman. Kedua psiton menghasilkan tekanan untuk empat rakitan rem roda. B - Sirkuit pengereman bagian belakang mengalami kebocoran. Piston utama (Primary piston) menekan piston pendukung (secondary piston) dan dua rakitan rem masih bekerja untuk mengehentikan mobil and two brake assemblies still work to stop car. C - Dengan kebocoran rem bagian depan, piston pendukung meluncur ke depan dalam cylinder. Piston pednukung kemudian mengoperasikan dengan normal untuk melakukan pengereman pad dua rakitan rem roda.


Mobil lama biasanya menggunakan master cylinder dengan piston tunggal (single piston) dan tank minyak rem tunggal (single reservoir). Sebenarnya hal ini sangat berbahaya. Jika sebuah kebocoran fluida terjadi, yang biasanya disebabkan oleh pipa retak/pecah, selang pecah, dan seal rusak, maka kehilangan gaya pengereman akan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan kita melaju, tentu dengan keadaan ini sudah kita tebak, kita pasti mengalami kecelakaan, entah nabrak mobil lain atau seekor kambing yang lagi nyebrang. Oleh sebab itu, sekarang mobil modern menggunakan sebuah dual master cylinder untuk meningkatkan keamanan saat di jalan (lihat gambar 9).

Gambar 9. Pada saat ini, pada umumnya mobil menggunakan tipe Dual master cylinder. Hal ini karena dual master cylinder dapat mengantisipasi kebocoran fluida yang mungkin terjadi pada saat pengereman.

Dual master cylinder, atau yang disebut tandem master cylinder, memliki dua piston hidrolik secara terpisah dan dua reservoir minyak rem (lihat gambar 10. Satu piston mengoperasikan dua wheel cylinder secara normal. Sedangkan piston lainnya juga mengoperasikan dua wheel cylinder lainnya. Oleh sebab itu, jika terjadi kebocoran pada salah satu jalur, maka jalur lain masih dapat berfungsi sehingga pengereman tetap dapat dilangsungkan.

Gambar 10. Bagian-bagian utama dual master cylinder.

Dalam dual master cylinder, rakitan piston bagian belakang (rear piston assembly) disebut piston utama (primary piston), dan rakitan piston depan disebut piston pendukung (secondary piston).

Cara Kerja Dual Master Cylinder

Aksi pistons, cups, dan ports dalam dual master cylinder adalah sama pada sebuah unit dengan tipe single piston (lihat gambar 11). Ketika kedua system dalam keadaan baik (tidak ada kebocoran), maka kedua piston tersebut memproduksi dan menyuplai tekanan ke semua roda pada masing-masing wheel cylinder-nya.

Jika ada tekanan yang hilang dalam bagian utama (primary) dari system pengereman (pada bagian belakang dari master cylinder), piston utama akan meluncur ke depan dan menekan piston pendukung (secondary piston) (lihat gambar 11B). Hal ini akan mendorong psiton pendukung ke depan secara mekanikal, yang kemudian membangkitkan tekanan dalam dua rakitan rem roda (wheel brake assembly).

Ketika sebuah jalur pengereman, wheel cylinder, dan komponen lainnya mengalami kebocoran dalam sirkuit pendukung (secondary circuit), piston pendukung akan meluncur semuanya ke depan dalam cylinder (lihat gambar 11C). Kemudian bagian belakang, piston utama menyediakan tekanan hidrolik untuk dua rakitan rem lainya.

Kegagalan pada kedua system secara bersamaan sangat tidak mungkin terjadi selama pengereman. Hal ini setidaknya dapat meningkatkan standar keamanan berkendaran.

Gambar 11. Pengoperasian dual master cylinder. A - Tidak ada masalah dalam system pengereman. Kedua psiton menghasilkan tekanan untuk empat rakitan rem roda. B - Sirkuit pengereman bagian belakang mengalami kebocoran. Piston utama (Primary piston) menekan piston pendukung (secondary piston) dan dua rakitan rem masih bekerja untuk mengehentikan mobil and two brake assemblies still work to stop car. C - Dengan kebocoran rem bagian depan, piston pendukung meluncur ke depan dalam cylinder. Piston pednukung kemudian mengoperasikan dengan normal untuk melakukan pengereman pad dua rakitan rem roda.


0 KERUSAKAN PADA SETIAP KOMPONEN

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

0 KERUSAKAN PADA SETIAP KOMPONEN

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

0 KERUSAKAN PADA SETIAP KOMPONEN

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

Wednesday, April 1, 2009

0 BS-04 – Master Cylinder (Old Type)

Pada bentuk yang sederhana, sebuah master cylinder terdiri dari sebuah housing, reservoir, piston, rubber cup, return spring, dan sebuah rubber boot (lihat gambar 7). Sebuah cylinder dibentuk mellaui proses pemesinan dari master cylinder. Spring, cup, dan metal piston meluncur dalam cyinder ini. Dua port (lobang) dibor antara reservoir (tangki fluida) dengan cylinder.

Gambar 7. Pelajarilah bagian-bagian utama dari sebuah master cylinder.

Intake port pada master cylinder atau vent mengijinkan fluida mengalir memasuki bagian belakang dari cylinder sambil piston meluncur ke depan, perhatikan gambar 8A dan 8B. Fluida mengalir keluar dari reservoir melalui intake port dan menuju area disebelahnya piston dan cup.

Kemudian ketika brake pedal dilepas, spring mendorong piston dan cup kembali dalam cylinder. Jika dibutuhkan, rubber cup melentur ke depan mengijinkan fluida memasuki area di bagian depan dari piston dan cup. Biasanya lubang-lubang kecil dibor dalam sisi-sis piston sehingga fluida dapat mengalir melewati cup (lihat gambar 8).

Compensating port melepas tekanan lebih ketika piston kembali ke posisi semula (release). Fluida dapat mengalir balik ke dalam reservoir melalui compensation port. Aksi intake port dan compensation port menjaga system tetap penuh dengan fluida (lihat gambar 8C)

Gambar 8. Aksi piston dan cup dalam master cylinder. A – Piston meluncur kedepan. Fluida mengalir ke dalam area disebelah piston. Fluida yang berlebih mengalir ke dalam reservoir melalui compensation port. B – Piston dan cup bergerak melewati compensation port dan tekanan dihasilkan dalam pada bagian depan dari cylinder untuk melakukan pengereman.
C – Ketika brake pedal
dilepas, cup melentur ke depan sehingga fluida dapat mengalir ke depan piston untuk melepas pengereman yang terjadi.

Residual pressure valves menjaga tekanan fluida sisa kurang lebih 10 psi (69 kPa) untuk menolong menjaga kotoran-kotoran atau benda-benda asing keluar dari system.

Rubber boot pada unit master cylinder digunakan untuk mencegah debu atau kotoran lainnya yang mungkin dapat masuk ke bagian belakang dari master cylinder (lihat gambar 7). Boot dipasang tepat diatas housing dari master cylinder housing dan push rod pada brake pedal.



Pada bentuk yang sederhana, sebuah master cylinder terdiri dari sebuah housing, reservoir, piston, rubber cup, return spring, dan sebuah rubber boot (lihat gambar 7). Sebuah cylinder dibentuk mellaui proses pemesinan dari master cylinder. Spring, cup, dan metal piston meluncur dalam cyinder ini. Dua port (lobang) dibor antara reservoir (tangki fluida) dengan cylinder.

Gambar 7. Pelajarilah bagian-bagian utama dari sebuah master cylinder.

Intake port pada master cylinder atau vent mengijinkan fluida mengalir memasuki bagian belakang dari cylinder sambil piston meluncur ke depan, perhatikan gambar 8A dan 8B. Fluida mengalir keluar dari reservoir melalui intake port dan menuju area disebelahnya piston dan cup.

Kemudian ketika brake pedal dilepas, spring mendorong piston dan cup kembali dalam cylinder. Jika dibutuhkan, rubber cup melentur ke depan mengijinkan fluida memasuki area di bagian depan dari piston dan cup. Biasanya lubang-lubang kecil dibor dalam sisi-sis piston sehingga fluida dapat mengalir melewati cup (lihat gambar 8).

Compensating port melepas tekanan lebih ketika piston kembali ke posisi semula (release). Fluida dapat mengalir balik ke dalam reservoir melalui compensation port. Aksi intake port dan compensation port menjaga system tetap penuh dengan fluida (lihat gambar 8C)

Gambar 8. Aksi piston dan cup dalam master cylinder. A – Piston meluncur kedepan. Fluida mengalir ke dalam area disebelah piston. Fluida yang berlebih mengalir ke dalam reservoir melalui compensation port. B – Piston dan cup bergerak melewati compensation port dan tekanan dihasilkan dalam pada bagian depan dari cylinder untuk melakukan pengereman.
C – Ketika brake pedal
dilepas, cup melentur ke depan sehingga fluida dapat mengalir ke depan piston untuk melepas pengereman yang terjadi.

Residual pressure valves menjaga tekanan fluida sisa kurang lebih 10 psi (69 kPa) untuk menolong menjaga kotoran-kotoran atau benda-benda asing keluar dari system.

Rubber boot pada unit master cylinder digunakan untuk mencegah debu atau kotoran lainnya yang mungkin dapat masuk ke bagian belakang dari master cylinder (lihat gambar 7). Boot dipasang tepat diatas housing dari master cylinder housing dan push rod pada brake pedal.



0 BS-03 – Brake Pedal

Brake pedal assembly beraksi sebagai sebuah lengan untuk meningkatkan gaya yang diiterapkan ke piston master cylinder. Master cylinder manual diikat pada dinding mesin secara langsung. Brake pedal assembly diikat dibawah dash kendaraan (lihat gambar 5). Pedal berayun pada sebuah baut terpasang pada dudukan pendukung pedal (Pedal support bracket). Push rod menghubungkan brake pedal ke piston master cylinder (lihat gambar 6).

Gambar 5. Brake pedal assembly terikat pada dash. Push rod meneruskan pergerakan pedal ke dalam master cylinder dan mengoperasikan piston dalam master cylinder.

Gambar 6. System lama. A - Penerapan pedal menggerakkan push rod ke dalam piston. Piston Master cylinder menekan fluida (minyak rem) dalam cylinder dan jalurnya. Tekanan fluida menekan piston wheel cylinder sebagian sehingga pengereman dapat berlangsung.
B - Pelepasan brake pedal mengizinkan spring mengembang untuk menarik brake shoes mejauh dari brake drum. Fluida mengalir balik melalui jalur dan masuk ke dalam
master cylinder.



Brake pedal assembly beraksi sebagai sebuah lengan untuk meningkatkan gaya yang diiterapkan ke piston master cylinder. Master cylinder manual diikat pada dinding mesin secara langsung. Brake pedal assembly diikat dibawah dash kendaraan (lihat gambar 5). Pedal berayun pada sebuah baut terpasang pada dudukan pendukung pedal (Pedal support bracket). Push rod menghubungkan brake pedal ke piston master cylinder (lihat gambar 6).

Gambar 5. Brake pedal assembly terikat pada dash. Push rod meneruskan pergerakan pedal ke dalam master cylinder dan mengoperasikan piston dalam master cylinder.

Gambar 6. System lama. A - Penerapan pedal menggerakkan push rod ke dalam piston. Piston Master cylinder menekan fluida (minyak rem) dalam cylinder dan jalurnya. Tekanan fluida menekan piston wheel cylinder sebagian sehingga pengereman dapat berlangsung.
B - Pelepasan brake pedal mengizinkan spring mengembang untuk menarik brake shoes mejauh dari brake drum. Fluida mengalir balik melalui jalur dan masuk ke dalam
master cylinder.



 

Universitasku Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates